Selasa, 13 Desember 2022

Mengenal Influencer dan Key Opinion Leader (KOL) dalam Strategi Digital Marketing

 


INFOPEDIA - Halo marketers, di artikel kali ini kami akan membahas tentang salah satu startegi pemasaran yaitu KOL, cukup menarik bukan? Perlu diketauhi KOL berbeda dengan KPI, bagi infopedians yang belum tahu tentang KPI silahkan baca di artikel sebelumnya disini.  Meski profesi ini sudah tidak asing lagi, namun tidak banyak orang yang mengetahui perbedaan antara KOL dan influencer. Padahal, kedua pekerjaan ini memiliki peran penting dalam dunia pemasaran digital.

Kehadirannya bahkan sudah menjadi kebutuhan wajib yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Nah, apakah masih bingung tentang perbedaan keduanya? Di bawah ini, kami akan mengulas secara lengkap apa perbedaan antara KOL dan influencer.

Mengenal Influencer



Kalau berbicara tentang influencer tentu tidak bisa dipisahkan dari content creator. Influencer adalah seseorang yang memiliki kekuatan untuk mempengaruhi orang lain untuk mencoba atau membeli suatu produk. Ikatan yang kuat antara seorang influencer dan pengikutnya bukanlah sekedar lelucon. Satu hal sederhana yang dilakukan seorang influencer yaitu bisa membuat heboh jagat media sosial.

Selain itu, para penggemar influencer juga dikenal cukup loyal dan memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap idolanya. Mereka bahkan rela mengeluarkan uang untuk membeli barang yang dipromosikan oleh influencer. Influencer juga bisa dikatakan sebagai seseorang yang memiliki pengetahuan, wawasan, atau pengaruh tersendiri terhadap suatu bidang atau industri tertentu. Mereka menjadi trend-setter dan memiliki "suara" yang powerfull untuk mempengaruhi audiens atau pengikut mereka. Biasanya seorang influencer memiliki banyak platform media sosial sebagai sarana eksistensi sekaligus menjalin hubungan dengan para pengikutnya seperti Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, dan YouTube.

Dalam menghabiskan waktu setiap hari, seorang influencer biasanya cenderung memberikan 100% waktunya untuk aktivitas di digital marketing. Mereka terbiasa berusaha membuat banyak jenis konten agar pengikut mereka mengetahui semua aktivitas mereka, sehingga mereka bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan membangun engagement yang bagus.


Mengenal KOL (Key Opinion Leader)



KOL atau Key Opinion Leader memiliki kekuatan audiens yang cukup besar. Sama seperti influencer, KOL juga dapat mempengaruhi keputusan pengikutnya untuk membeli produk atau menggunakan suatu layanan. Berbagai pendapat dan sudut pandang dari KOL sangat dipercaya oleh para pengikutnya, tentunya karena dianggap ahli dalam bidang tertentu. Jika seorang influencer sering berinteraksi dengan penggemar secara online melalui platform media sosial, KOL cenderung berbeda. KOL lebih banyak berinteraksi langsung dengan pengikut mereka. Meski pada akhirnya seorang KOL juga sudah banyak yang aktif di media sosialnya.

Adapun, cara membangun persona dan kredibilitas seorang KOL biasanya didapat dari pengalamannya di dunia nyata, atau di bidang industri yang mereka tekuni. Hal-hal yang mereka tekuni dalam kehidupan sehari-hari menghasilkan keahlian yang membantu karir mereka menjadi KOL. Meski kehadiran KOL biasanya lebih dipercaya, namun jangkauan dari KOL ini tidak begitu luas. Biasanya, mereka memiliki kekuatan audiens yang terbatas. Sedangkan untuk influencer, mereka memiliki cakupan yang lebih luas.

Jika diperhatikan, seorang KOL harus tetap memiliki pekerjaan profesional di dunia nyata. Mereka masih melewatkan waktu dengan melakukan pekerjaan penuh waktu yang telah mereka kuasai selama bertahun-tahun. Sebagai contoh, beberapa KOL masih memiliki profesi seperti dokter, guru, psikolog, pengacara, dan sebagainya. Maka dari itu, dikarenakan profesinya, pendapat dari seorang KOL seringkali dinilai sangat valid.

Sedangkan, menurut berbagai sumber artikel mengatakan, Key Opinion Leader adalah seseorang yang dapat menggiring opini seseorang untuk melakukan pembelian atau transaksi. Seorang KOL mempunyai keahlian spesifik yang membuat opini mereka valid. Sebab, opini yang dikeluarkan oleh seorang KOL didasari oleh fakta dan bukti yang kuat berdasarkan spesialisasi masing-masing.

Menurut hasil survei dari Nielsen, 92% masyarakat lebih memercayai rekomendasi yang diberikan dari keluarga atau kerabat dibandingkan dengan iklan. Hal ini pula yang memperkuat keberadaan KOL sebagai bagian dari social media marketing. 


Perbedaan Influencer dengan Key Opinion Leader (KOL)


Pada dasarnya, influencer maupun Key Opinion Leader (KOL) sama-sama individu yang pendapatnya memberi pengaruh besar atas suatu produk, jasa, layanan, maupun brand, dan rekomendasi mereka berdampak pada keinginan konsumen untuk memiliki produk yang sama. Hanya saja, tetap ada perbedaan signifikan antara keduanya, sehingga brand yang hendak mengajak mereka berkolaborasi harus memahami dengan baik perbedaan tersebut. 

Tujuannya, agar campaign digital marketing yang diselenggarakan bisa mencapai target. Memang, perbandingan di antara KOL dan influencer sangatlah tipis. Namun, pada dasarnya baik KOL dan influencer mempunyai pengertian yang berbeda. Apa saja perbedaanya?

1. Media yang Digunakan

Key Opinion Leader (KOL) adalah seseorang yang ahli terhadap industri atau bidang tertentu sehingga pendapatnya didengar. Di dunia nyata, mereka sosok yang dipercaya dan dihormati sehingga komunikasi yang terjadi lebih banyak secara langsung dengan para pengikutnya. Meskipun tak jarang, cukup banyak KOL yang juga menjalin hubungan yang baik melalui sosial media.

Sementara influencer menghabiskan lebih banyak waktunya di dunia online, terutama di berbagai sosial media. Mereka menggunakan platform sosial media tersebut untuk berkomunikasi dengan para pengikut bahkan mempengaruhi mereka dengan berbagai konten digital yang mereka ciptakan.

2. Kredibilitas

Karena keahlian, kemampuan, pengetahuan, dan profesinya, maka kredibilitas KOL berasal dari kehidupannya secara nyata di suatu bidang atau industri, kualifikasi profesionalnya, serta waktu yang mereka habiskan untuk terlibat di suatu bidang tersebut. Kredibilitas dan kepercayaan yang didapatkan influencer dari para pengikutnya berasal dari identifikasi personal yang ditampilkan oleh influencer itu sendiri di akun-akun sosial media yang mereka miliki serta dari preferensi pribadi.

3. Area Pengaruh dan Letak Geografi

Seorang KOL tidak selalu secara aktif berperan sebagai influencer di media sosial. Ketenaran dan kredibilitas profesionalisme mereka hanya dalam wilayah terbatas, misalnya hanya di suatu daerah, kota, atau negara. Tapi jika KOL yang awalnya hanya memiliki ketenaran di wilayah terbatas, kemudian mulai mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi dengan media televisi, media cetak, bahkan ikut aktif di sosial media, tak menutup kemungkinan KOL ini juga berprofesi sebagai influencer.

Sementara influencer yang sangat aktif mengelola konten-konten di sosial media mereka, memiliki kemungkinan untuk punya banyak penggemar dari berbagai wilayah, atau malah memiliki penggemar dari seluruh bagian dunia.

4. Perbedaan Cara Menghabiskan Waktu

Seorang KOL memiliki pekerjaan penuh waktu yang juga sebagai profesi mereka di dunia nyata. Artinya, bisa jadi mereka adalah seorang chef terkenal di sebuah hotel bintang 5, atau seorang dokter ahli bedah, psikolog, lawyer, dan sebagainya. Karena profesinya ini pula, maka sudah pasti pengetahuan dan pendapat mereka tak lagi diragukan oleh audiens yang mengenal mereka.

Sebaliknya, kebanyakan influencer menghabiskan waktu lebih banyak di dunia online. Aktivitas mereka lebih banyak terkait dengan digital marketing. Mereka membutuhkan upaya keras untuk, membuat konten di sosial media, blog, atau YouTube, demi meningkatkan jumlah pengikut mereka sehingga para pengikut bisa terus mengikuti apa yang mereka tampilkan. Bisa dikatakan, inilah profesi atau pekerjaan utama mereka sehingga memiliki spesialisasi dalam hal menyebarkan suatu pesan dengan topik yang mereka kuasai untuk menjangkau pasar yang lebih luas secara online.

5.  Keahlian Dalam Berkomunikasi

Influencer merupakan ahli komunikasi sejati. Ini memang spesialisasi mereka sesuai dengan pengetahuan dan wawasan mereka terhadap suatu topik. Mereka terampil mengkomunikasikan pesan-pesan khusus dengan cara yang sangat menarik sehingga bisa mempengaruhi pengikut mereka untuk melakukan apa yang mereka sarankan.

Sebenarnya, banyak juga Key Opinion Leader (KOL) yang juga memiliki keterampilan berkomunikasi di depan khalayak, khususnya bagi mereka yang sering tampil di televisi, radio, seminar-seminar, dan sebagainya. Masalahnya, untuk mengemas keterampilan komunikasi menjadi menarik seperti yang dilakukan oleh influencer, tidak semua KOL bisa melakukannya. Meski begitu, tak masalah KOL seorang komunikator atau bukan karena apa pun pendapat mereka asalkan sesuatu dengan bidang dan profesi, maka akan banyak audiens yang mempercayainya.


Nah, itulah perbedaan KOL dan influencer. Setelah membaca artikel diatas, Apakah kamu sudah paham perbedaan keduanya?

Sebagai tambahan, jika Influencer lebih tepat untuk meningkatkan sales, maka KOL lebih efektif untuk meningkatkan brand value ataupun brand awareness. Karena, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa KOL yang merupakan seorang expert, akan dipercaya oleh target market sebagai sebuah pernyataan yang valid.

Jadi, jika kamu ingin melakukan promosi menggunakan orang-orang yang memiliki pengaruh tersebut, maka lebih baik tentukan terlebih dahulu tujuan utamanya, apakah untuk meningkatkan penjualan, ataukah untuk menguatkan value dan awareness.

Minggu, 27 November 2022

Contoh Laporan Digital Marketing yang Wajib Kamu Tahu

 



INFOPEDIA - Digital marketing saat ini menjadi profesi yang sedang naik. Hal ini dikarenakan semakin berkembangnya jaman, profesi marketing atau pemasaran terus mengalamai perubahan bahkan berevolusi. Dunia kerja saat ini membutuhkan peranan digital marketing tidak hanya untuk menambah omezet penjualan, bahkan digital marketing juga berperan dalam mengkampanyekan brand atau produk di berbagai media salah satunya media sosial. 

Jika sudah terjun di dunia pemasaran digital, alangkah baiknya juga wajib tahu bentuk laporan digital marketing, laporan digital marketing perlu dibuat guna mengevaluasi kinerja pemasaran digital dan kita juga tahu seberapa efektif bahkan efisien strategi pemasaran digital sejauh ini. 

Di artikel ini kita akan membahas contoh laporan digital marketing yang wajib kamu ketahui, yuk langsung saja simak terus artikel ini.

Perkenalan


Laporan harus sangat akurat dan tepat, laporan akan menjadi parameter untuk mengukur kinerja selama ini. Pada dasarnya kegiatan digital marketing berlangsung dalam periode waktu tertentu sesuai yang disepakati (harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan). Selain menjadi parameter untuk mengukur kinerja digtal marketing, laporan secara rutin juga membantu untuk menentukan tujuan akhir dari digital marketing yang sedang dikerjakan (kampanye brand, meningkatkan traffic penjualan, memperluas engagement, dll).

Apakah kamu tahu, data - driven? ketika perusahaan menggunakan sebuah pendekatan "data - driven", yang berarti semua strategi harus berdasarkan dari hasil analisa dan hasil intepretasi data. Dalam hal ini laporan digital marketing harus memiliki keunggulan yaitu kemudahan dalam tracking kampanye dan mendapatkan data secara real-time, maka pendekatan data-driven sangat bisa diterapkan.

Namun, bagaimana cara perusahaan untuk mengambil keputusan yang data-driven dengan mudah? Yaitu dengan memiliki laporan digital marketing yang update serta akurat.


Ketika pada saat menyusun sebuah laporan digital marketing, haruslah memahami dahulu tujuan dari laporan tersebut. Pada dasarnya, tujuan laporan digital marketing mencangkup, diantaranya:
  • Memonitor data jika ada sesuatu yang janggal atau menemukan sebuah tren
  • Mengukur performa untuk mengevaluasi strategi yang gagal dan berhasil
  • Melakukan optimasi agar semakin mendekati “goal” yang ditentukan dengan efektif
  • Mengambil keputusan dan mengatur strategi berdasarkan data
Berdasarkan dengan tujuan, sebuah laporan digital marketing dapat dibuat pada skala bulanan, mingguan, bahkan harian. Sebagai contoh; memonitor data kampanye setidaknya setiap hari untuk mengantisipasi jika ada iklan yang bocor, atau dapat melakukan optimasi berdasarkan data setiap satu atau dua minggu sesuai dengan learning phase setiap platform. 

Cara Penyusunan Laporan Digital Marketing



Nah, kali ini kita akan mencoba praktik dalam menyusun sebuah laporan digital marketing. Contoh ini akan menggunakan laporan untuk pain channel,  akan tetapi bisa diterapkan juga di channel lainnya.

Langkah Pertama - Seleksi Data 

Langkah pertama adalah mengidentifikasi metriks yang diperlukan sesuai dengan KPI (Key Performance Indicator) yang ditentukan. Pada saat membuka dashboard Google Analytics, Facebook Ads Manager, Google Ads, dan lainnya, maka akan terlihat banyak sekali data dan metriks. Namun, klien maupun perusahaan biasanya hanya tertarik dengan beberapa metriks saja dan melaporkan semuanya justru dapat membuat mereka kewalahan.

Contoh Dashboard Facebook Ads Manager. Pilih metriks yang dibutuhkan (kotak hitam) pada custom column (kotak merah) lalu unduh melalui report export table data (kotak hijau)

Dalam e-commerce, metriks yang wajib untuk dilampirkan adalah:
  • Conversion
  • Cost [$]
  • Revenue [$]
Selain itu, ada metriks turunan yang bisa ditambahkan yaitu:
  • Cost per Result [$]
  • ROAS/Return on Ad Spend
  • Average Order Value [$]

Perusahaan pada dasarnya akan memperhatikan “Return on Investment (ROI)”- berapa biaya yang dikeluarkan untuk kampanye marketing, dan berapa hasil revenue maupun jumlah penjualan yang didapatkan dari biaya tersebut. Maka, metriks yang berhubungan dengan informasi tersebut wajib ada ketika membuat laporan untuk perusahaan.

Contoh Dashboard Google Ads. Pilih metriks yang dibutuhkan (kotak hitam) pada custom column (kotak merah) lalu unduh melalui download (kotak hijau)

Selain itu, ada beberapa, sebagai digital marketer ada metriks lain yang perlu kamu perhatikan:
  • Click
  • Impression
  • CPC/Cost per Click [$]
  • CTR/Click-through-Rate [%]
  • Bounce Rate [%]
  • Frequency
  • Quality Score
  • Conversion Rate [%]
Metriks ini biasanya tidak menjadi prioritas utama klien, maka laporkan jika ada penemuan menarik saja. Di lain sisi, data ini sangat penting untuk internal tim marketing agar memonitor serta mengevaluasi targeting maupun iklan yang dijalankan.

Catatan: Pada saat memilih tambahan metriks lain, bisa memulai dengan argumen yang ingin disampaikan dan mencari data/metriks yang bisa mendukung hipotesa tersebut.


Langkah Kedua - Mengolah dan Visualisasi Data

Data yang sudah dipilih kemudian dapat diunduh dan dapat diproses melalui berbagai tools. Yang paling sering digunakan adalah Google Sheets atau Microsoft Excel. Agar raw data juga dapat diakses oleh para pimpinan perusahaan dengan mudah, maka disarankan untuk menggunakan Google Sheet yang online. Ada beberapa rumus yang wajib kamu kuasai jika menggunakan tools ini: pivot table, vlookup/hlookup, filter, sum/count/average. Agar mudah dimengerti, data kuantitatif yang sudah diolah di tabel kemudian perlu divisualisasikan dengan menggunakan chart/grafik. Ada 2 jenis dasar yang perlu dikuasai yaitu Bar Chart dan Line Chart, beserta beberapa turunannya seperti gambar berikut:


Selain itu, sekarang sudah ada pilihan lain yang lebih memudahkan digital marketer untuk melakukan otomatisasi laporan yaitu Google Data Studio. Ini adalah tools yang disediakan oleh Google untuk memudahkan visualisasi data yang tersambung langsung ke platform seperti Google Ads, Youtube Analytics, Google Analytics, dan platform google lainnya. Di awal, perlu memberikan upaya ekstra untuk membentuk dashboard yang informatif namun juga atraktif secara visual. Namun jika sudah terbentuk, hanya perlu mengganti Date Range di setiap minggunya dan data otomatis akan berganti di dashboard tersebut. Pilihan chart yang tersedia kurang lebih serupa dengan Google Sheet, ada Bar Chart, Line Chart, Pie Chart dan tambahan menarik lain seperti Scorecard dan Geo chart.


Contoh Template dari Google Data Studio. Ada source data (kiri atas), date range (kanan atas), score card, line chart dan geo chart.

Catatan: Ingat untuk memastikan bahwa periode waktu tepat dan konsisten. Misalkan, hitungan periode mingguan (7 hari) adalah dari hari Sabtu sampai Jumat minggu depannya. Tidak ada ketentuan yang baku untuk ini, namun pastikan untuk selalu konsisten supaya tidak ada data yang overlapping.

Presentasi Laporan Digital Marketing

Ada kalanya membaca laporan melalui Google Data Studio maupun Google Sheet dinilai cukup. Namun ketika berhadapan dengan klien atau stakeholder lain, kita perlu membuat presentasi agar informasi dapat mudah ditangkap oleh pembaca. Dalam sebuah presentasi Laporan Digital Marketing, secara ringkas hal yang disertakan adalah:
  • Summary
  • Hasil kampanye
  • Hasil targeting
  • Hasil kreatif
  • Insight dan actionable plan
  • Lain-lain (kebutuhan dari departemen lain, budgeting, dsb)

Summary menampilkan ringkasan data performa seluruh channel digital marketing (blended): total biaya yang dikeluarkan, conversion maupun revenue yang didapatkan, dan channel yang menghasilkannya. Dengan ini pembaca dapat mengevaluasi channel marketing mana yang berkontribusi dan sesuai dengan bisnisnya.

Pada hasil kampanye dan targeting, pembaca dapat membandingkan performa antar kampanye maupun targeting agar pada akhirnya dapat mengambil keputusan pada budgeting dan bidding, keyword, audiens, lokasi, goal, penempatan dan lainnya untuk menambah, mengurangi atau bahkan memberhentikannya.

Untuk hasil kreatif, data dapat digunakan juga untuk membandingkan hasil A/B testing kreatif iklannya untuk mengetahui varian yang sesuai bagi audiens yang ditentukan. Ketika ingin melakukan A/B testing, pastikan hanya satu elemen saja yang berbeda antara varian A dan B agar kesimpulan yang ditarik dapat lebih akurat. Dalam kreatif ads, frekuensi juga perlu diperhitungkan agar audiens tidak mengalami ad fatigue.

Langkah terakhir adalah untuk menutup dengan kesimpulan yang didapatkan dari data pada periode laporan ini: apa yang berhasil dan apa yang tidak berhasil. Kemudian, kamu perlu menyampaikan optimasi apa yang akan kamu lakukan untuk kedepannya didasari dengan reasoning yang kuat dan jika ada kebutuhan yang berhubungan dengan departemen lain juga dapat disampaikan saat laporan ini. Jika mendapat persetujuan, tugasmu berikutnya adalah menjalankan rencana tersebut dan melaporkan hasilnya kembali di presentasi berikutnya.

Penutup

Dalam digital marketing, ini adalah siklus workflow yang dilakukan terus menerus-- melakukan A/B Test , mengevaluasi performa, menyusun strategi berdasarkan data, dan kembali ke A/B Test lagi --dengan harapan budget yang dikeluarkan dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Memiliki laporan Digital Marketing adalah cara untuk mempermudah mengambil keputusan yang tepat.

Sabtu, 19 November 2022

KPI untuk Evaluasi Kinerja Kampanye Digital Marketing

INFOPEDIA - Halo, rekan Infopedia, dikesempatan kali ini akan membahas tentang KPI (Key Performance Index) yaitu salah satu bentuk untuk mengevaluasi kinerja dalam memasarkan dan mengkampanyekan brand atau produk yang sudah kamu lakukan. Hal ini dimaksudkan agar strategi pemasaran online lebih terukur dan akurat. Strategi digital marketing yang baik adalah strategi digital marketing yang terukur. KPI digital marketing merupakan salah satu metode yang bisa diterapkan untuk mengukur efektivitas strategi digital marketing.



Dari berbagai sumber artikel menyebutkan Key Performance Indicator (KPI) atau indikator performa adalah alat untuk mengukur seberapa berhasilnya suatu strategi yang dijalankan, dan pastinya KPI tidak bisa ditentukan dengan asal-asalan. KPI dalam lingkup digital marketing adalah alat ukur yang dipakai untuk mengukur keberhasilan strategi marketing baik saat dijalankannya kampanye ataupun nanti di saat pengambilan keputusan untuk strategi marketing berikutnya.

Apa itu digital marketing? Digital marketing adalah tindakan menarik perhatian publik ke suatu penawaran melalui saluran berbayar online dan digital oleh sponsor yang teridentifikasi. Dalam dunia pemasaran online, hampir semua strategi yang hendak dijalankan tidak boleh lepas dari yang namanya KPI. Sebab, KPI memegang peranan yang sangat penting guna sebagai evaluasi keberhsailan untuk mencapai keberhasilan dalam menjalankan kampanye yang efektif. 

Dalam artikel ini kita akan mencoba memahami dan belajar tentang contoh Key Performance Index untuk Strategi Digital Marketing.

1. Traffic




Jika Anda ingin lebih banyak orang tahu tentang merek dan produk Anda, penting untuk menghasilkan lebih banyak lalu lintas situs web. Semakin banyak orang mengunjungi situs web Anda, semakin mereka tahu tentang merek Anda.Semakin banyak mereka tahu tentang merek Anda, semakin besar peluang Anda untuk meyakinkan mereka untuk membeli produk Anda. Ini semua tentang membangun kesadaran merek. 

Apakah Anda pernah membeli produk dari merek yang belum pernah Anda dengar? Tidak benar, Itu sebabnya lalu lintas situs web penting.

Menganalisis lokasi dan sumber lalu lintas dengan cermat dan mengidentifikasi sumber mana yang memberikan kontribusi terbesar bagi lalu lintas situs web Anda. Spesialis optimisasi mesin pencari dan pemasar masuk akan menginginkan sebagian besar lalu lintas situs web Anda berasal dari mesin pencari.Sekalipun sebagian besar lalu lintas Anda tidak berasal dari mesin pencari, penting untuk mengetahui dari mana asalnya sehingga Anda dapat menargetkan prospek dengan cara yang lebih baik.

2. Traffic to Lead Ratio




Jika situs web Anda menarik ratusan dan ribuan pengunjung per bulan tetapi tidak ada yang menunjukkan minat untuk membeli produk Anda, maka itu akan membuat lalu lintas situs web Anda tidak berharga.

Sebagai bisnis, Anda ingin mengubah pengunjung situs web tersebut menjadi arahan. Di situlah KPI pemasaran ini berperan. Ini memberi tahu Anda berapa banyak orang yang menunjukkan minat pada penawaran Anda dengan menggambar perbandingan antara lalu lintas situs web Anda dan prospek yang dihasilkan. Semakin tinggi rasio lalu lintas Anda untuk memimpin, semakin baik.

3. Engagement (Keterikatan)


Memiliki banyak followers tentu merupakan hal yang baik karena itu berarti cakupan audience dari akun Anda semakin besar. Namun banyaknya followers tersebut hanya akan berarti bagi bisnis jika mereka aktif berinteraksi dengan akun Anda.

Apakah mereka meluangkan waktu untuk mengunjungi social media page atau website Anda? Apakah mereka meninggalkan comment atau membagikan postingan Anda? Atau apakah mereka rela membuat postingan tentang brand atau produk Anda?

Semua metric digital marketing tersebut dapat Anda jadikan ukuran dari seberapa banyak engagement yang Anda terima dari followers Anda.

4. Cost per Lead



Berapa banyak uang yang Anda habiskan untuk menghasilkan satu lead? Berapa banyak uang yang Anda keluarkan untuk mendapatkan pelanggan baru? Ini adalah dua pertanyaan paling penting bagi bisnis dan dapat dengan mudah dijawab oleh dua KPI penting untuk pemasaran.
  • Cost Per Lead (CPL)
  • Biaya Akuisisi Pelanggan (CAC)
Untuk mengukur biaya per lead, Anda harus mengumpulkan data dari berbagai sistem seperti sistem CRM dan ERP di organisasi Anda. Untuk menghitung biaya per lead, Anda harus mempertimbangkan biaya berikut:
  • Sumber daya manusia
  • Sumber daya teknologi
  • Iklan
  • Distribusi pemasaran

5. Tingkat Konversi



Sejauh ini indikator kinerja utama yang paling penting, tingkat konversi memberitahu Anda persentase pengunjung situs web yang mengambil tindakan yang Anda inginkan. Tindakannya dapat sesederhana berlangganan newsletter hingga serumit membeli produk.

Semakin tinggi tingkat konversi semakin baik untuk bisnis Anda. Pemasar digital membuat halaman arahan dan menautkan halaman arahan tersebut dengan penawaran yang relevan untuk menangkap arahan.

6. Keterlibatan Jangkauan Media Sosial




Media sosial adalah bagian integral dari strategi pemasaran digital Anda. Hanya berbagi konten di media sosial tanpa melacak kinerjanya dalam hal jangkauan dan keterlibatan akan membunuh tujuannya. Ukur dampak pos sosial Anda dengan melihat jumlah saham yang didapatnya.

Metrik sosial penting lainnya yang harus Anda perhatikan adalah keterlibatan. Berapa banyak orang yang mengomentari pos sosial Anda? Berapa banyak suka yang didapat dari pos media sosial Anda? Jangkauan dan keterlibatan media sosial KPI menjawab semua pertanyaan ini.

Lacak juga pengguna yang mengunjungi situs web Anda melalui media sosial untuk memberi Anda gagasan yang lebih baik tentang efektivitas upaya pemasaran media sosial.

7. Pendapatan Penjualan


Pendapatan penjualan saat melacak KPI pemasaran ini, pastikan Anda mengidentifikasi berapa banyak penjualan yang dihasilkan melalui upaya pemasaran digital dan berapa banyak penjualan Anda berasal dari saluran lain. Setelah Anda jelas tentang penjualan yang dihasilkan dari upaya pemasaran digital, Anda dapat menghitung pendapatan penjualan pemasaran digital Anda.

Menurut statistik, memperoleh pelanggan baru biayanya bisnis lima kali lebih banyak daripada mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Meskipun demikian, sebagian kecil bisnis fokus pada retensi pelanggan sementara sebagian besar selalu mencari untuk mendapatkan pelanggan baru.

Senin, 14 November 2022

Pengertian, Manfaat dan Kelebihan Search Engine Marketing (SEM)

Pengertian SEM (Search Engine Marketing) – Di era digital ini persaingan bisnis mulai ketat, setiap perusahaan harus mempersiapkan strategi pemasarannya dengan baik dan tepat. Salah satu strategi pemasaran yang saat ini efektif adalah pemasaran digital.

Banyak sekali kategori pemasaran digital itu sendiri, namun kali ini kita akan membahas pemasaran digital yang melibatkan search engine. Teknik pemasaran yang melibatkan search engine salah satunya ialah SEM (Search Engine Marketing) berikut penjelasan dan manfaat mengenai SEM.



Pengertian Search Enngine Marketing (SEM)

Pengertian Search Engine Marketing atau biasa disingkat SEM menurut wikipedia adalah adalah bentuk pemasaran Internet yang melibatkan promosi situs web dengan meningkatkan visibilitasnya di halaman hasil mesin pencari (SERP) terutama melalui iklan berbayar. SEM dapat memasukkan optimasi mesin pencari (SEO), yang menyesuaikan atau menulis ulang konten situs web dan arsitektur situs untuk mencapai peringkat yang lebih tinggi di halaman hasil mesin pencari untuk meningkatkan daftar bayar per klik (PPC)

Cara kerja SEM adalah Anda memasang iklan untuk kata kunci tertentu sesuai dengan kebutuhan, kemudian apabila ada seseorang mencari kata kunci tersebut, mesin pencari akan menampilkan website Anda di urutan paling atas pada SERP (Search Engine Result Page).

Cara Kerja Search Engine Marketing (SEM)

Layanan berbayar ini, Anda bisa lakukan melalui Search Engine seperti Google Ads dan Bing Ads. Berikut cara kerja SEM.

Pertama, Anda sebagai pengguna harus melakukan register pada layanan google ads atau bing ads. Selanjutnya Anda juga harus menentukan detail kampanye digital yang diinginkan misalnya jumlah anggaran yang disediakan, kata kunci yang menjadi sasaran, lokasi yang diinginkan dan sebagainya.

Kedua, pada tahap kedua ini mesin pencari akan melakukan pelelangan diantara para mengiklan yang menyasar keyword yang sama.

Ketiga, mesin pencari akan melakukan pemenang lelang pada halaman hasil pencarian. Perlu diketahui bahwa semakin besar anggaran yang Anda keluarkan maka akan mendapat banyak kesempatan promosi Anda ditampilkan paling atas mesin pencarian.

Keempat, kemudian setalah iklan berjalan Anda akan mendapat laporan kinerja iklan anda. Selanjutnya Anda harus membayar sesuai jumlah klik yang Anda dapatkan.

Manfaat Search Engine Marketing (SEM)

Sebagai metode pemasaran yang umumnya mengandalkan iklan berbayar, SEM memiliki banyak manfaat dan efektivitas lebih tinggi daripada metode pemasaran lain yang tidak berbayar. Apa saja manfaatnya? berikut manfaat yang Anda peroleh dari SEM.

1. Meningkatkan Konversi

Pada umumnya, SEM cenderung dimanfaatkan untuk menghasilkan konversi yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan, SEM biasanya menargetkan kata kunci yang mengandung niatan untuk melakukan pembelian, sehingga trafik yang dihasilkan adalah para pengunjung website yang memang memiliki keinginan untuk membeli. Hal inilah yang akhirnya akan meningkatkan konversi Anda.

2. Meningkatkan Brand Awareness

Bukan hanya meningkatkan conversion saja, penggunaan SEM juga bagus untuk meningkatkan brand awareness yang Anda miliki, Berdasarkan riset yang dilakukan oleh pihak Google, SEM bisa meningkatkan brand awareness lebih tinggi, yakni sampai 80% dibanding penggunaan SEO atau produk lainnya. Walaupun tidak diklik tetapi iklan Anda akan tetap tampil dihalaman mesin pencari.

3. Biaya Yang Dapat Disesuaikan

Anda dapat menentukan biaya sesuai dengan kemampuan Anda, tapi perlu diingat semakin banyak anggaran yang dikeluarkan maka semakin besar kesempatan Anda mengalahkan kompetitor.

4. Efektif Untuk Menjangkau Pelanggan Lokal

Salah satu keunggulan SEM ialah dapat menjangkau audiens yang berdekatan dengan lokasi bisnis yang Anda miliki. Selain dengan SEM, toko fisik umumnya memanfaatkan Google My Business agar toko tersebut tampil di Google Maps, sehingga lebih mudah ditemukan oleh penduduk lokal yang ingin berkunjung.

Kombinasikan keduanya (My Business dan SEM) dan bisnis Anda akan mendapatkan konversi dan brand awareness yang lebih tinggi daripada sebelumnya.

5. Bayar Hanya Jika Mendapat Klik

Salah satu mekanisme pembayaran SEM yang paling populer adalah menggunakan skema Cost per Click (CPC) atau biaya per klik. Bisa dikatakan Anda akan membayar jika iklan Anda diklik, tetapi kalau iklan Anda tidak diklik Anda tidak Perlu membayarnya.

Kelebihan dan kekurangan Search Engine Marketing (SEM)

SEM memang sangat efektif untuk melakukan promosi digital, namun disamping itu SEM juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut kelebihan dan kekurangan SEM.

Kelebihan Menggunakan SEM

1. Menjangkau Banyak Orang

Dengan memanfaatkan Search Engine sebagai tempat pemasaran Anda akan lebih banyak menjangkau banyak Audiens, bagaiamana tidak?. Saat ini hampir seluruh orang didunia menggunakan Search Engine untuk mencari informasi.

2. Bisa MenentukanTargetKeyword Yang Diinginkan

Keunggulan SEM lainnya yaitu dapat menentukan target keyword sesuai target audiens Anda.

3. Meningkatkan Lalu Lintas Kunjungan Website

Tujuan akhir dari SEM adalah membuat website Anda berada diperingkat terbaik mesin pencari. Karena itu SEM dapat meningkatkan kunjungan website Anda.

4. Dapat Mengontrol Budget

SEM menerapkan sistem pay per click (PPC) dimana Anda hanya perlu membayar konten yang mendapat klik dari audiens. Dengan sistem inilah Anda bisa menggunakan biaya pemasaran dengan lebih bijak dan tentunya lebih efisien. Sistem ini juga membuat SEM lebih murah diabndingkan pemasaran digital lainnya.

5. Efektifitas Diukur dengan Jelas dan Mudah

Salah satu kelebihan pemasaran dengan teknologi ialah Anda akan mendapat laporan dari iklan yang sudah berjalan. Begitu juga dengan SEM Anda akan mendapat laporan kinerja dari promosi yang sudah berjalan dengan begitu Anda juga bisa mengevaluasinya kembali.

Kekurangan Menggunakan SEM

1. Kompetitif

Mesin pencari memiliki milyaran informasi begitu juga informasi sama yang Anda ingin berikan. Maka dari itu bersiaplah bersaing dengan kompetitor lainnya, semakin besar anggaran maka semakin besar kesempatan Anda mengalahkan kompetitor.

2. Membutuhkan Waktu Lebih

Membutuhkan banyak waktu untuk menentukan kata kunci yang ampuh sesuai dengan target yang Anda inginkan. Selain itu perangkat dan aplikasi juga sangat berpengaruh kepada kualitas promosi Anda.

3. Minim Konten Visual

Salah satu kekurangan pemasaran menggunakn SEM ialah minim konten visual. SEM hanya menampilkan sebuah judul website pada halaman mesin pencari.

Demikian pengertian mengenai Search Engine Marketing (SEM). Selain menggunakan Search Engine Marketing teknik pemasaran yang melibatkan mesin pencarian yang lain adalah SEO. Lalu apa perbedaan antara Search Engine Marketing (SEM) dan Search Engine Optimization (SEO), berikut akan dijelaskan secara singkat.

Prebedaan Antara SEM dan SEO

SEM dan SEO memiliki hasil akhir yang sama yaitu membuat website berada dihalaman pertama mesin pencarian. Namun ada beberapa perbedaan antara keduanya.

1. Biaya

Pada SEO tujuan akhir itu berusaha dicapai dengan metode tanpa membayar langsung kepada mesin pencarian seperti Google alias gratis. Walaupun pada prosesnya memerlukan biaya.

Berbeda dengan SEO, Search Engine Marketing justru langsung menggunakan iklan berbayar, dimana penggunanya melakukan pembayaran kepada Search Engine untuk mencapai tujuan akhir yaitu berada diperingkat terbaik mesin pencari. Jadi Anda tidak bisa menggunakan SEM tanpa modal.

2. Waktu

Karena SEM langsung melakukan pembayaran kepada pihak mesin pencari, maka hasilnya bisa diaktan instan atau langsung pada saat itu juga. Tapi hal ini juga tergantung pada kompetitor yang memasang iklan dengan keyword yang sama dengan Anda.

SEO sendiri memerlukan waktu yang lumayan lama untuk mendapatkan hasil. Biasanya hasilnya baru muncul setelah beberapa bulan.

3. Efek

Walaupun menggunakan teknik SEO prosesnya lama hasilnyapun akan bertahan lama. Sedangkan menggunakan teknik SEM, seperti prosesnya yang instan efeknya juga akan bertahan jika anggaran yang Anda sediakan belum habis atau hasil akan ditampilkan selama anggaran masih ada.

Demikian perbedaaan Antara SEO dan SEM, kedua teknik pemasaran tersebut sangatlah efektif tergantung bagaimana kebutuhan Anda, semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam membantu karir Anda sebagai Digital Marketing yang bertalenta. Sampai jumpa

Rabu, 09 November 2022

Media Planning: Pengertian, Komponen, Faktor, dan Implementasi

INFOPEDIA - Semakin berkembangnya zaman, Digital marketing mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat pesat dalam beberapa dekade terakhir. Ada banyak sekali "tools" yang bisa digunakan sebagai media pemasaran secara digital. Untuk dapat memanfaatkannya dengan baik, diperlukan media planning atau perencanaan media agar efektif.

Apakah kamu masih asing dengan istilah Media Planning? Jangan khawatir, pada kesempatan ini akan mengulas tentang perencanaan media secara mendalam. Mulai dari pengertiannya sampai dengan langkah-langkah implementasinya.

Media Planning Adalah


Sumber: Accurate Online

Perencanaan media adalah proses ketika pemasar atau "marketer" menentukan waktu, tempat, dan intensitas dalam beriklan demi mendapatkan branding yang optimal. Adanya perencanaan media, pemasar menjadi lebih mudah mengorganisir berbagai sumber pengiklanan, baik offline maupun online.

Kemajuan dunia periklanan dan pemasaran mengharuskan para pemasar agar dapat memberikan pesan yang tepat dan cepat kepada konsumen. Tentu, di waktu dan saluran yang tepat pula supaya branding bisa dikenal dengan baik oleh masyarakat luas.

Komponen Media yang Baik


Sumber: Improvado

Sebelum menuju ke pembahasan tentang cara membuat perencanaan media yang baik dan efisien. kamu perlu memahami komponen apa saja yang ada di dalamnya. Berikut, 4 komponen media yang akan kita bahas.

1. Audiens

Audiens bisa juga disebut dengan target pasar. Iklan yang dibuat harus ditargetkan pada kelompok orang yang tepat dan akurat. Hal ini dilakukan supaya brand message atau pesan brand dapat tersampaikan dengan baik kepada orang yang tepat. Dengan begitu, mereka dapat memperoleh manfaat dari brand tersebut.

2. Conversion Rate

Komponen selanjutnya, ada angka konversi atau conversion rate. Dari setiap aktivitas pemasaran yang akan dilakukan, wajib ditentukan oleh conversion rate. Dengan ditetapkan rate ini, para pemasar mampu menentukan target yang tepat agar tercapai. Hal ini akan memudahkan dalam menentukan langkah atau strategi yang akan diterapkan di masa yang akan datang.

3. Biaya Marketing


Pada setiap jenis aktivitas marketing atau pemasaran, tentu diperlukan marketing cost atau biaya pemasaran. Biaya pemasaran merupakan salah satu komponen yang haris diperhatikan. Penentuan dan perencanaan pada dasarnya bertujuan agar kampanye branding berjalan dengan efektif dan efisien. Selain itu, perencanaan biaya pemasaran mampu mengurangi risiko over budget.

4. Message Frequency dan Reach

Komponen terakhir adalah message frequency and reach. Ini berarti seberapa sering kampanye atau iklan yang ditujukan kepada target audiens. Target jangkauan iklan juga perlu diperhatikan. Hal ini bertujuan supaya pemasaran berlangsung dengan lebih efektif.


Faktor yang Berpengaruh Terhadap Perencanaan Media


Sumber: Unsplash

Dari empat komponen yang sudah saya bahas diatas, masih ada lagi tiga faktor yang memiliki pengaruh langsung terhadap perencanaan media. Beberapa faktor antara lainnya adalah sebagai berikut.

1. Target Pasar

Perlu wajib kamu ketahui siapa saja yang nantinya akan menjadi target pasarmu. tentunya kamu perlu memikirkan bagaimana pesan brand mampu diterima oleh mereka dengan baik.

Keputusan untuk membeli produk atau desicion making semakin tinggi jika kamu bisa menyampaikan pesan dengan tepat kepada target pasar. Tidak menutup kemungkinan jika target pasar tersebut akan menjadi pelanggan setia dan terus menggunakan produk kamu (repeat order).

2. Tujuan Perencanaan

Tujuan media planning perlu ditentukan dari awal.Tujuan apa yang ingin kamu capai dari upaya ini? Beberapa contoh tujuan dari perencanaan media yang umum antara lain, meningkatkan engagement rate, brand awareness, brand recognition, brand reputation, lead conversion, dan lain sebagainya.

Masing-masing tujuan ters memang membutuhkan treatment yang berbeda. Maka sebab itu, kamu wajib menentukan tujuan perencanaan di awal untuk memudahkan saat akan menentukan strategi nantinya.

3. Reach

Luas jangkauan iklan pada suatu media biasa disebut dengan reach. Konten marketing yang sudah kamu tayangkan ke media tidak akan dilihat oleh target pasar dalam waktu serempak. Pemahaman audiens kepada pesan brand yang disampaikan juga berbeda-beda.

Sebab itu, frekuensi penayangan iklan perlu diatur. Temukanlah frekuensi yang tepat sehingga target pasar tertarik karena sudah melihatnya beberapa kali. Semakin sering dan semakin luas penyebarannya, efektivitas dalam menarik audiens pun semakin besar.

Langkah-langkah Implementasi Media Planning


Sumber: Maverick Media

Bagi kalian yang ingin memulai perencanaan media, terdapat 4 tahap dasar yang perlu kamu terapkan. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Riset Pasar

Hal paling utama yang wajib dilakukan adalah melakukan riset pasar. hal ini dilakukan untuk mendapatkan akses informasi yang relevan dan sesuai, agar ketika kita membuat konten marketing yang lebih efisien dan tentunya tertarget pada audiens kita.

Cara merepresentasikan audiens yang ideal menjadi segmen pasar, kamu bisa mulai membuat user persona atau buyer persona terlebih dahulu.

Jika sudah, Coba riset terlebih dahulu media pemasaran mana yang lebih banyak digunakan oleh target pasar, misalnya Youtube, Facebook, Instagram, TikTok, dll. Dengan begitu, kamu bisa menjangkau audiens dengan lebih efektif.

2. Tentukan Tujuan Perencanaan Media

Dipembahasan sebelumnya sudah dikami jelaskan bahwa tujuan perencana media sangat penting untuk menentukan strategi berikutnya. Contohnya adalah sebagai berikut.

Kamu harus mempunyai tujuan untuk meningkatkan branding bisnis yang baru dimulai. Nah, untuk mencapai tujuan tersebut, kamu bisa menerapkan gabungan strategi metode marketing yang beragram untuk mencapai suatu target pemasaran di beberapa media berbeda.

Dengan cara ini, brand presence akan terbangun dengan kuat dan audiens akan lebih kenal dengan brand kamu. Jangan lupa untuk merancang identitas brand.

3. Buat Template

Kamu harus membuat template pada perencanaan media. Template akan memudahkan kamu dalam bekerja dan mengorganisir perencanaan media marketing diawal. Beberapa jenis template yang umum dipakai antara lain social media strategy, editorial calendar, dan sebagainya.

4. Eksekusi Rencana dan Evaluasi

dan yang terakhir adalah mengeksekusi rencana yang sudah disusun dari langkah 1-3 di atas. Untuk mengetahui bagaimana efektivitas dari pemasaran yang sudah kamu kerjakan, jangan lupa untuk melakukan evaluasi tingkat keberhasilan rencana tersebut.

Nah itu tadi artikel seputar Media Planning atau Perencanaan Media untuk startegi marketing kamu. Sampai di sini, apakah kamu sudah bisa memahami tentang media planning dengan baik? Jika sudah, kamu bisa mulai menerapkannya untuk memasarkan produk atau bisnis yang sedang kamu jalankan saat ini. 

SELAMAT MENCOBA 👋

Selasa, 08 November 2022

10 Contoh Marketing Campaign yang Efektif

INFOPEDIA - Ada salah satu contoh marketing campaign yang cukup membekas diingatan masyarakat Indonesia adalah “Oskadon Pancen Oyyee..”. Mungkin saat membacanya, kamu automatis bernyanyi/berirama. Meski sudah tidak tayang lagi, iklan produk obat sakit kepala tersebut masih terus diingat.

Pada kesempatan ini, kamu akan mengenal lebih banyak marketing campaign terbaik dari brand internasional. Yuk, langsung saja kita simak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Marketing Campaign


Sumber: PAK OPTION

Sebelum ke contoh, sebaiknya kamu pahami dulu apa yang dimaksud dengan marketing campaign. Istilah tersebut bisa didefinisikan sebagai strategi untuk mempromosikan aspek-aspek bisnis. Contohnya seperti meningkatkan brand awareness serta mendapatkan feedback pelanggan.

Marketing campaign pada dasarnya hanya sebagian kecil dari seluruh strategi marketing, bukan bagian utamanya. Marketing campaign dilakukan dengan menggunakan berbagai media. Contohnya billboard, televisi, email, sampai media sosial.

Ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dari marketing campaign. Berikut adalah beberapa di antaranya.
  • Meningkatkan popularitas brand supaya lebih dikenal oleh publik.
  • Mendapatkan koneksi ke pelanggan potensial, misalnya alamat email calon pelanggan.
  • Meningkatkan jumlah penjualan produk yang dapat meningkatkan keuntungan perusahaan.

Contoh Marketing Campaign

Setelah mengetahui pengertian dari marketing campaign, sekarang waktunya untuk menyimak beberapa contoh terbaik dari seluruh dunia.

1. Apple

Sumber: The New York Times

Contoh yang pertama datang dari salah satu perusahaan gadget raksasa, Apple. Salah satu marketing campaign perusahaan ini yang sangat terkenal adalah “Shot on iPhone”. Konsepnya sebenarnya sangat sederhana. Para pengguna iPhone yang mengupload foto di media sosial diminta untuk menyertakan tagar atau hastag #ShotoniPhone.

Tapi tidak hanya sampai di situ, Apple juga membawa campaign ini ke televisi. Apple menampilkan beberapa selebriti kelas dunia seperti Selena Gomez dan Lady Gaga yang memotret foto bagus hanya dengan sebuah iPhone.

2. Nike 


Sumber: Medium

Kalau ngomongin brand Nike, yang terngiang di kepala adalah “Just Do It”. Ternyata, tagline tersebut merupakan salah satu contoh marketing Campaign terbaik yang pernah dibuat oleh Nike.

Gerakan “Just Do It” mulai diperkenalkan Nike pada akhir 1980-an. Sejak saat itu, penjualan Nike mengalami peningkatan sangat pesat karena slogan pendek itu begitu mudah diingat oleh publik.

Berkat “Just Do It”, Nike mampu memenangkan persaingan dengan Reebok yang sama-sama menjual produk sepatu untuk pelari.

3. Absolute Vodka


Sumber: Ardagh Group

Produk Absolut Vodka diproduksi menggunakan bentuk botol yang sama sejak puluhan tahun lalu. Hal ini selaras dengan marketing campaignnya, yaitu “The Absolut Bottle”.

Campaign ini masih terus dijalankan sampai saat ini. Tidak sia-sia Absolut menggunakan campaign yang sama selama hampir 30 tahun.

Pada akhir tahun 2000-an saja, Absolut berhasil meraih pangsa pasar sebesar 50% di pasar Vodka impor dari Amerika Serikat. Padahal saat campaign The Absolut Bottle baru dimulai, brand ini cuma bisa menguasai 2,5% dari total pasar Vodka.


4. Metro Trains


Sumber: This Is Construction

Pada 2012 lalu, Metro Trans mempublikasikan lagu dan video berjudul “Dumb Ways to Die”. Konten tersebut memberikan pesan kepada publik untuk lebih berhati-hati ketika berada di sekitar rel kereta api.

Video Dumb Ways to Die pun mendulang kesuksesan. Ratusan juta orang dari seluruh dunia sudah menontonnya.

Tahukah kamu, berkat video tersebut, Metro Train berhasil mengurangi kecelakaan di sekitar rel kereta api sampai 30%.

5. Volkswagen


Sumber: Underconsideration.com

Volkswagen (VW) merupakan salah satu perusahaan otomotif yang terkenal dengan produk mobil berukuran kecil. Produk-produknya bertentangan dengan selera orang Amerika yang lebih suka mobil bongsor.

VW yang kala itu berkolaborasi dengan grup periklanan Doyle Dane & Bernbach mencoba mencari cara untuk mengubah persepsi semua orang tentang produk.

Hasilnya pada tahun 1960 terciptalah marketing campaign “Think Small”. VW mencoba memperkenalkan karakteristik perusahaan mereka ke publik. Dengan kejujuran ini, VW mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat.

6. Red Bull


Sumber: Pinterest

The Stratos Jump merupakan salah satu ajang terjun payung di mana Red Bulls menjadi sponsor tunggal. Video The Stratos Jump menampilkan Felix Baumgartner, seorang atlet terjun payung memecahkan rekor terjun payung tertinggi (24 mil di atas pemukaan laut).

Video itu disaksikan oleh lebih dari 8 juta orang. Red Bulls yang tampil sebagai sponsor tunggal di event tersebut pun menjadi lebih dikenal oleh masyarakat luas.

7. Netflix


Sumber: The Brand Hopper

Netflix merupakan platform streaming yang sangat populer saat ini. Platform ini menawarkan kualitas tontonan nomor satu serta kemudahan bagi para pelanggannya. Meski harga langganannya lebih tinggi, Netflix tetap punya tempat di hati masyarakat Indonesia dan dunia.

8. By.U


Sumber: Wikipedia

By.U hadir pada tahun 2019 dan memperkenalkan diri sebagai provider serba digital. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat.

Provider yang menggunakan jaringan Telkomsel ini menyasar anak-anak muda yang ingin serba instan. Mulai dari pembelian kartu perdana sampai pembelian paket data By.U, semua bisa dilakukan secara online.

9. Gojek


Sumber: Gojek Newsroom

Gojek merupakan pelopor layanan transportasi online di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini begitu memudahkan masyarakat yang ingin bepergian menggunakan ojek maupun taksi online.

Makin hari, layanan Gojek juga terus bertambah. Kini masyarakat bisa memesan makanan, berbelanja, mengantar barang, dan masih banyak lagi hanya dengan satu aplikasi. Ini selaras dengan slogan Gojek, Selalu Ada Jalan.


10. Jenius 


Sumber: Opsiku

BTPN merupakan salah satu bank Indonesia pertama yang menawarkan layanan bank digital. Produk bank digital yang dimaksud adalah Jenius. Pembukaan rekening Jenius bisa dilakukan secara online. Jadi, kamu nggak harus datang ke bank membawa dokumen.

Tidak hanya mudah saat pembukaan rekening, Jenius juga punya layanan perbankan super lengkap. Mulai dari transfer, pembayaran tagihan, pembelian produk digital, hingga layanan tabungan dengan bunga tinggi.

Contoh marketing campaign yang sudah dijelaskan di atas sangat spektakuler, bukan? Mungkin kamu bisa menjadikannya sebagai inspirasi untuk membuat campaign sendiri.