Minggu, 27 November 2022

Contoh Laporan Digital Marketing yang Wajib Kamu Tahu

 



INFOPEDIA - Digital marketing saat ini menjadi profesi yang sedang naik. Hal ini dikarenakan semakin berkembangnya jaman, profesi marketing atau pemasaran terus mengalamai perubahan bahkan berevolusi. Dunia kerja saat ini membutuhkan peranan digital marketing tidak hanya untuk menambah omezet penjualan, bahkan digital marketing juga berperan dalam mengkampanyekan brand atau produk di berbagai media salah satunya media sosial. 

Jika sudah terjun di dunia pemasaran digital, alangkah baiknya juga wajib tahu bentuk laporan digital marketing, laporan digital marketing perlu dibuat guna mengevaluasi kinerja pemasaran digital dan kita juga tahu seberapa efektif bahkan efisien strategi pemasaran digital sejauh ini. 

Di artikel ini kita akan membahas contoh laporan digital marketing yang wajib kamu ketahui, yuk langsung saja simak terus artikel ini.

Perkenalan


Laporan harus sangat akurat dan tepat, laporan akan menjadi parameter untuk mengukur kinerja selama ini. Pada dasarnya kegiatan digital marketing berlangsung dalam periode waktu tertentu sesuai yang disepakati (harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan). Selain menjadi parameter untuk mengukur kinerja digtal marketing, laporan secara rutin juga membantu untuk menentukan tujuan akhir dari digital marketing yang sedang dikerjakan (kampanye brand, meningkatkan traffic penjualan, memperluas engagement, dll).

Apakah kamu tahu, data - driven? ketika perusahaan menggunakan sebuah pendekatan "data - driven", yang berarti semua strategi harus berdasarkan dari hasil analisa dan hasil intepretasi data. Dalam hal ini laporan digital marketing harus memiliki keunggulan yaitu kemudahan dalam tracking kampanye dan mendapatkan data secara real-time, maka pendekatan data-driven sangat bisa diterapkan.

Namun, bagaimana cara perusahaan untuk mengambil keputusan yang data-driven dengan mudah? Yaitu dengan memiliki laporan digital marketing yang update serta akurat.


Ketika pada saat menyusun sebuah laporan digital marketing, haruslah memahami dahulu tujuan dari laporan tersebut. Pada dasarnya, tujuan laporan digital marketing mencangkup, diantaranya:
  • Memonitor data jika ada sesuatu yang janggal atau menemukan sebuah tren
  • Mengukur performa untuk mengevaluasi strategi yang gagal dan berhasil
  • Melakukan optimasi agar semakin mendekati “goal” yang ditentukan dengan efektif
  • Mengambil keputusan dan mengatur strategi berdasarkan data
Berdasarkan dengan tujuan, sebuah laporan digital marketing dapat dibuat pada skala bulanan, mingguan, bahkan harian. Sebagai contoh; memonitor data kampanye setidaknya setiap hari untuk mengantisipasi jika ada iklan yang bocor, atau dapat melakukan optimasi berdasarkan data setiap satu atau dua minggu sesuai dengan learning phase setiap platform. 

Cara Penyusunan Laporan Digital Marketing



Nah, kali ini kita akan mencoba praktik dalam menyusun sebuah laporan digital marketing. Contoh ini akan menggunakan laporan untuk pain channel,  akan tetapi bisa diterapkan juga di channel lainnya.

Langkah Pertama - Seleksi Data 

Langkah pertama adalah mengidentifikasi metriks yang diperlukan sesuai dengan KPI (Key Performance Indicator) yang ditentukan. Pada saat membuka dashboard Google Analytics, Facebook Ads Manager, Google Ads, dan lainnya, maka akan terlihat banyak sekali data dan metriks. Namun, klien maupun perusahaan biasanya hanya tertarik dengan beberapa metriks saja dan melaporkan semuanya justru dapat membuat mereka kewalahan.

Contoh Dashboard Facebook Ads Manager. Pilih metriks yang dibutuhkan (kotak hitam) pada custom column (kotak merah) lalu unduh melalui report export table data (kotak hijau)

Dalam e-commerce, metriks yang wajib untuk dilampirkan adalah:
  • Conversion
  • Cost [$]
  • Revenue [$]
Selain itu, ada metriks turunan yang bisa ditambahkan yaitu:
  • Cost per Result [$]
  • ROAS/Return on Ad Spend
  • Average Order Value [$]

Perusahaan pada dasarnya akan memperhatikan “Return on Investment (ROI)”- berapa biaya yang dikeluarkan untuk kampanye marketing, dan berapa hasil revenue maupun jumlah penjualan yang didapatkan dari biaya tersebut. Maka, metriks yang berhubungan dengan informasi tersebut wajib ada ketika membuat laporan untuk perusahaan.

Contoh Dashboard Google Ads. Pilih metriks yang dibutuhkan (kotak hitam) pada custom column (kotak merah) lalu unduh melalui download (kotak hijau)

Selain itu, ada beberapa, sebagai digital marketer ada metriks lain yang perlu kamu perhatikan:
  • Click
  • Impression
  • CPC/Cost per Click [$]
  • CTR/Click-through-Rate [%]
  • Bounce Rate [%]
  • Frequency
  • Quality Score
  • Conversion Rate [%]
Metriks ini biasanya tidak menjadi prioritas utama klien, maka laporkan jika ada penemuan menarik saja. Di lain sisi, data ini sangat penting untuk internal tim marketing agar memonitor serta mengevaluasi targeting maupun iklan yang dijalankan.

Catatan: Pada saat memilih tambahan metriks lain, bisa memulai dengan argumen yang ingin disampaikan dan mencari data/metriks yang bisa mendukung hipotesa tersebut.


Langkah Kedua - Mengolah dan Visualisasi Data

Data yang sudah dipilih kemudian dapat diunduh dan dapat diproses melalui berbagai tools. Yang paling sering digunakan adalah Google Sheets atau Microsoft Excel. Agar raw data juga dapat diakses oleh para pimpinan perusahaan dengan mudah, maka disarankan untuk menggunakan Google Sheet yang online. Ada beberapa rumus yang wajib kamu kuasai jika menggunakan tools ini: pivot table, vlookup/hlookup, filter, sum/count/average. Agar mudah dimengerti, data kuantitatif yang sudah diolah di tabel kemudian perlu divisualisasikan dengan menggunakan chart/grafik. Ada 2 jenis dasar yang perlu dikuasai yaitu Bar Chart dan Line Chart, beserta beberapa turunannya seperti gambar berikut:


Selain itu, sekarang sudah ada pilihan lain yang lebih memudahkan digital marketer untuk melakukan otomatisasi laporan yaitu Google Data Studio. Ini adalah tools yang disediakan oleh Google untuk memudahkan visualisasi data yang tersambung langsung ke platform seperti Google Ads, Youtube Analytics, Google Analytics, dan platform google lainnya. Di awal, perlu memberikan upaya ekstra untuk membentuk dashboard yang informatif namun juga atraktif secara visual. Namun jika sudah terbentuk, hanya perlu mengganti Date Range di setiap minggunya dan data otomatis akan berganti di dashboard tersebut. Pilihan chart yang tersedia kurang lebih serupa dengan Google Sheet, ada Bar Chart, Line Chart, Pie Chart dan tambahan menarik lain seperti Scorecard dan Geo chart.


Contoh Template dari Google Data Studio. Ada source data (kiri atas), date range (kanan atas), score card, line chart dan geo chart.

Catatan: Ingat untuk memastikan bahwa periode waktu tepat dan konsisten. Misalkan, hitungan periode mingguan (7 hari) adalah dari hari Sabtu sampai Jumat minggu depannya. Tidak ada ketentuan yang baku untuk ini, namun pastikan untuk selalu konsisten supaya tidak ada data yang overlapping.

Presentasi Laporan Digital Marketing

Ada kalanya membaca laporan melalui Google Data Studio maupun Google Sheet dinilai cukup. Namun ketika berhadapan dengan klien atau stakeholder lain, kita perlu membuat presentasi agar informasi dapat mudah ditangkap oleh pembaca. Dalam sebuah presentasi Laporan Digital Marketing, secara ringkas hal yang disertakan adalah:
  • Summary
  • Hasil kampanye
  • Hasil targeting
  • Hasil kreatif
  • Insight dan actionable plan
  • Lain-lain (kebutuhan dari departemen lain, budgeting, dsb)

Summary menampilkan ringkasan data performa seluruh channel digital marketing (blended): total biaya yang dikeluarkan, conversion maupun revenue yang didapatkan, dan channel yang menghasilkannya. Dengan ini pembaca dapat mengevaluasi channel marketing mana yang berkontribusi dan sesuai dengan bisnisnya.

Pada hasil kampanye dan targeting, pembaca dapat membandingkan performa antar kampanye maupun targeting agar pada akhirnya dapat mengambil keputusan pada budgeting dan bidding, keyword, audiens, lokasi, goal, penempatan dan lainnya untuk menambah, mengurangi atau bahkan memberhentikannya.

Untuk hasil kreatif, data dapat digunakan juga untuk membandingkan hasil A/B testing kreatif iklannya untuk mengetahui varian yang sesuai bagi audiens yang ditentukan. Ketika ingin melakukan A/B testing, pastikan hanya satu elemen saja yang berbeda antara varian A dan B agar kesimpulan yang ditarik dapat lebih akurat. Dalam kreatif ads, frekuensi juga perlu diperhitungkan agar audiens tidak mengalami ad fatigue.

Langkah terakhir adalah untuk menutup dengan kesimpulan yang didapatkan dari data pada periode laporan ini: apa yang berhasil dan apa yang tidak berhasil. Kemudian, kamu perlu menyampaikan optimasi apa yang akan kamu lakukan untuk kedepannya didasari dengan reasoning yang kuat dan jika ada kebutuhan yang berhubungan dengan departemen lain juga dapat disampaikan saat laporan ini. Jika mendapat persetujuan, tugasmu berikutnya adalah menjalankan rencana tersebut dan melaporkan hasilnya kembali di presentasi berikutnya.

Penutup

Dalam digital marketing, ini adalah siklus workflow yang dilakukan terus menerus-- melakukan A/B Test , mengevaluasi performa, menyusun strategi berdasarkan data, dan kembali ke A/B Test lagi --dengan harapan budget yang dikeluarkan dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Memiliki laporan Digital Marketing adalah cara untuk mempermudah mengambil keputusan yang tepat.

Sabtu, 19 November 2022

KPI untuk Evaluasi Kinerja Kampanye Digital Marketing

INFOPEDIA - Halo, rekan Infopedia, dikesempatan kali ini akan membahas tentang KPI (Key Performance Index) yaitu salah satu bentuk untuk mengevaluasi kinerja dalam memasarkan dan mengkampanyekan brand atau produk yang sudah kamu lakukan. Hal ini dimaksudkan agar strategi pemasaran online lebih terukur dan akurat. Strategi digital marketing yang baik adalah strategi digital marketing yang terukur. KPI digital marketing merupakan salah satu metode yang bisa diterapkan untuk mengukur efektivitas strategi digital marketing.



Dari berbagai sumber artikel menyebutkan Key Performance Indicator (KPI) atau indikator performa adalah alat untuk mengukur seberapa berhasilnya suatu strategi yang dijalankan, dan pastinya KPI tidak bisa ditentukan dengan asal-asalan. KPI dalam lingkup digital marketing adalah alat ukur yang dipakai untuk mengukur keberhasilan strategi marketing baik saat dijalankannya kampanye ataupun nanti di saat pengambilan keputusan untuk strategi marketing berikutnya.

Apa itu digital marketing? Digital marketing adalah tindakan menarik perhatian publik ke suatu penawaran melalui saluran berbayar online dan digital oleh sponsor yang teridentifikasi. Dalam dunia pemasaran online, hampir semua strategi yang hendak dijalankan tidak boleh lepas dari yang namanya KPI. Sebab, KPI memegang peranan yang sangat penting guna sebagai evaluasi keberhsailan untuk mencapai keberhasilan dalam menjalankan kampanye yang efektif. 

Dalam artikel ini kita akan mencoba memahami dan belajar tentang contoh Key Performance Index untuk Strategi Digital Marketing.

1. Traffic




Jika Anda ingin lebih banyak orang tahu tentang merek dan produk Anda, penting untuk menghasilkan lebih banyak lalu lintas situs web. Semakin banyak orang mengunjungi situs web Anda, semakin mereka tahu tentang merek Anda.Semakin banyak mereka tahu tentang merek Anda, semakin besar peluang Anda untuk meyakinkan mereka untuk membeli produk Anda. Ini semua tentang membangun kesadaran merek. 

Apakah Anda pernah membeli produk dari merek yang belum pernah Anda dengar? Tidak benar, Itu sebabnya lalu lintas situs web penting.

Menganalisis lokasi dan sumber lalu lintas dengan cermat dan mengidentifikasi sumber mana yang memberikan kontribusi terbesar bagi lalu lintas situs web Anda. Spesialis optimisasi mesin pencari dan pemasar masuk akan menginginkan sebagian besar lalu lintas situs web Anda berasal dari mesin pencari.Sekalipun sebagian besar lalu lintas Anda tidak berasal dari mesin pencari, penting untuk mengetahui dari mana asalnya sehingga Anda dapat menargetkan prospek dengan cara yang lebih baik.

2. Traffic to Lead Ratio




Jika situs web Anda menarik ratusan dan ribuan pengunjung per bulan tetapi tidak ada yang menunjukkan minat untuk membeli produk Anda, maka itu akan membuat lalu lintas situs web Anda tidak berharga.

Sebagai bisnis, Anda ingin mengubah pengunjung situs web tersebut menjadi arahan. Di situlah KPI pemasaran ini berperan. Ini memberi tahu Anda berapa banyak orang yang menunjukkan minat pada penawaran Anda dengan menggambar perbandingan antara lalu lintas situs web Anda dan prospek yang dihasilkan. Semakin tinggi rasio lalu lintas Anda untuk memimpin, semakin baik.

3. Engagement (Keterikatan)


Memiliki banyak followers tentu merupakan hal yang baik karena itu berarti cakupan audience dari akun Anda semakin besar. Namun banyaknya followers tersebut hanya akan berarti bagi bisnis jika mereka aktif berinteraksi dengan akun Anda.

Apakah mereka meluangkan waktu untuk mengunjungi social media page atau website Anda? Apakah mereka meninggalkan comment atau membagikan postingan Anda? Atau apakah mereka rela membuat postingan tentang brand atau produk Anda?

Semua metric digital marketing tersebut dapat Anda jadikan ukuran dari seberapa banyak engagement yang Anda terima dari followers Anda.

4. Cost per Lead



Berapa banyak uang yang Anda habiskan untuk menghasilkan satu lead? Berapa banyak uang yang Anda keluarkan untuk mendapatkan pelanggan baru? Ini adalah dua pertanyaan paling penting bagi bisnis dan dapat dengan mudah dijawab oleh dua KPI penting untuk pemasaran.
  • Cost Per Lead (CPL)
  • Biaya Akuisisi Pelanggan (CAC)
Untuk mengukur biaya per lead, Anda harus mengumpulkan data dari berbagai sistem seperti sistem CRM dan ERP di organisasi Anda. Untuk menghitung biaya per lead, Anda harus mempertimbangkan biaya berikut:
  • Sumber daya manusia
  • Sumber daya teknologi
  • Iklan
  • Distribusi pemasaran

5. Tingkat Konversi



Sejauh ini indikator kinerja utama yang paling penting, tingkat konversi memberitahu Anda persentase pengunjung situs web yang mengambil tindakan yang Anda inginkan. Tindakannya dapat sesederhana berlangganan newsletter hingga serumit membeli produk.

Semakin tinggi tingkat konversi semakin baik untuk bisnis Anda. Pemasar digital membuat halaman arahan dan menautkan halaman arahan tersebut dengan penawaran yang relevan untuk menangkap arahan.

6. Keterlibatan Jangkauan Media Sosial




Media sosial adalah bagian integral dari strategi pemasaran digital Anda. Hanya berbagi konten di media sosial tanpa melacak kinerjanya dalam hal jangkauan dan keterlibatan akan membunuh tujuannya. Ukur dampak pos sosial Anda dengan melihat jumlah saham yang didapatnya.

Metrik sosial penting lainnya yang harus Anda perhatikan adalah keterlibatan. Berapa banyak orang yang mengomentari pos sosial Anda? Berapa banyak suka yang didapat dari pos media sosial Anda? Jangkauan dan keterlibatan media sosial KPI menjawab semua pertanyaan ini.

Lacak juga pengguna yang mengunjungi situs web Anda melalui media sosial untuk memberi Anda gagasan yang lebih baik tentang efektivitas upaya pemasaran media sosial.

7. Pendapatan Penjualan


Pendapatan penjualan saat melacak KPI pemasaran ini, pastikan Anda mengidentifikasi berapa banyak penjualan yang dihasilkan melalui upaya pemasaran digital dan berapa banyak penjualan Anda berasal dari saluran lain. Setelah Anda jelas tentang penjualan yang dihasilkan dari upaya pemasaran digital, Anda dapat menghitung pendapatan penjualan pemasaran digital Anda.

Menurut statistik, memperoleh pelanggan baru biayanya bisnis lima kali lebih banyak daripada mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Meskipun demikian, sebagian kecil bisnis fokus pada retensi pelanggan sementara sebagian besar selalu mencari untuk mendapatkan pelanggan baru.

Senin, 14 November 2022

Pengertian, Manfaat dan Kelebihan Search Engine Marketing (SEM)

Pengertian SEM (Search Engine Marketing) – Di era digital ini persaingan bisnis mulai ketat, setiap perusahaan harus mempersiapkan strategi pemasarannya dengan baik dan tepat. Salah satu strategi pemasaran yang saat ini efektif adalah pemasaran digital.

Banyak sekali kategori pemasaran digital itu sendiri, namun kali ini kita akan membahas pemasaran digital yang melibatkan search engine. Teknik pemasaran yang melibatkan search engine salah satunya ialah SEM (Search Engine Marketing) berikut penjelasan dan manfaat mengenai SEM.



Pengertian Search Enngine Marketing (SEM)

Pengertian Search Engine Marketing atau biasa disingkat SEM menurut wikipedia adalah adalah bentuk pemasaran Internet yang melibatkan promosi situs web dengan meningkatkan visibilitasnya di halaman hasil mesin pencari (SERP) terutama melalui iklan berbayar. SEM dapat memasukkan optimasi mesin pencari (SEO), yang menyesuaikan atau menulis ulang konten situs web dan arsitektur situs untuk mencapai peringkat yang lebih tinggi di halaman hasil mesin pencari untuk meningkatkan daftar bayar per klik (PPC)

Cara kerja SEM adalah Anda memasang iklan untuk kata kunci tertentu sesuai dengan kebutuhan, kemudian apabila ada seseorang mencari kata kunci tersebut, mesin pencari akan menampilkan website Anda di urutan paling atas pada SERP (Search Engine Result Page).

Cara Kerja Search Engine Marketing (SEM)

Layanan berbayar ini, Anda bisa lakukan melalui Search Engine seperti Google Ads dan Bing Ads. Berikut cara kerja SEM.

Pertama, Anda sebagai pengguna harus melakukan register pada layanan google ads atau bing ads. Selanjutnya Anda juga harus menentukan detail kampanye digital yang diinginkan misalnya jumlah anggaran yang disediakan, kata kunci yang menjadi sasaran, lokasi yang diinginkan dan sebagainya.

Kedua, pada tahap kedua ini mesin pencari akan melakukan pelelangan diantara para mengiklan yang menyasar keyword yang sama.

Ketiga, mesin pencari akan melakukan pemenang lelang pada halaman hasil pencarian. Perlu diketahui bahwa semakin besar anggaran yang Anda keluarkan maka akan mendapat banyak kesempatan promosi Anda ditampilkan paling atas mesin pencarian.

Keempat, kemudian setalah iklan berjalan Anda akan mendapat laporan kinerja iklan anda. Selanjutnya Anda harus membayar sesuai jumlah klik yang Anda dapatkan.

Manfaat Search Engine Marketing (SEM)

Sebagai metode pemasaran yang umumnya mengandalkan iklan berbayar, SEM memiliki banyak manfaat dan efektivitas lebih tinggi daripada metode pemasaran lain yang tidak berbayar. Apa saja manfaatnya? berikut manfaat yang Anda peroleh dari SEM.

1. Meningkatkan Konversi

Pada umumnya, SEM cenderung dimanfaatkan untuk menghasilkan konversi yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan, SEM biasanya menargetkan kata kunci yang mengandung niatan untuk melakukan pembelian, sehingga trafik yang dihasilkan adalah para pengunjung website yang memang memiliki keinginan untuk membeli. Hal inilah yang akhirnya akan meningkatkan konversi Anda.

2. Meningkatkan Brand Awareness

Bukan hanya meningkatkan conversion saja, penggunaan SEM juga bagus untuk meningkatkan brand awareness yang Anda miliki, Berdasarkan riset yang dilakukan oleh pihak Google, SEM bisa meningkatkan brand awareness lebih tinggi, yakni sampai 80% dibanding penggunaan SEO atau produk lainnya. Walaupun tidak diklik tetapi iklan Anda akan tetap tampil dihalaman mesin pencari.

3. Biaya Yang Dapat Disesuaikan

Anda dapat menentukan biaya sesuai dengan kemampuan Anda, tapi perlu diingat semakin banyak anggaran yang dikeluarkan maka semakin besar kesempatan Anda mengalahkan kompetitor.

4. Efektif Untuk Menjangkau Pelanggan Lokal

Salah satu keunggulan SEM ialah dapat menjangkau audiens yang berdekatan dengan lokasi bisnis yang Anda miliki. Selain dengan SEM, toko fisik umumnya memanfaatkan Google My Business agar toko tersebut tampil di Google Maps, sehingga lebih mudah ditemukan oleh penduduk lokal yang ingin berkunjung.

Kombinasikan keduanya (My Business dan SEM) dan bisnis Anda akan mendapatkan konversi dan brand awareness yang lebih tinggi daripada sebelumnya.

5. Bayar Hanya Jika Mendapat Klik

Salah satu mekanisme pembayaran SEM yang paling populer adalah menggunakan skema Cost per Click (CPC) atau biaya per klik. Bisa dikatakan Anda akan membayar jika iklan Anda diklik, tetapi kalau iklan Anda tidak diklik Anda tidak Perlu membayarnya.

Kelebihan dan kekurangan Search Engine Marketing (SEM)

SEM memang sangat efektif untuk melakukan promosi digital, namun disamping itu SEM juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut kelebihan dan kekurangan SEM.

Kelebihan Menggunakan SEM

1. Menjangkau Banyak Orang

Dengan memanfaatkan Search Engine sebagai tempat pemasaran Anda akan lebih banyak menjangkau banyak Audiens, bagaiamana tidak?. Saat ini hampir seluruh orang didunia menggunakan Search Engine untuk mencari informasi.

2. Bisa MenentukanTargetKeyword Yang Diinginkan

Keunggulan SEM lainnya yaitu dapat menentukan target keyword sesuai target audiens Anda.

3. Meningkatkan Lalu Lintas Kunjungan Website

Tujuan akhir dari SEM adalah membuat website Anda berada diperingkat terbaik mesin pencari. Karena itu SEM dapat meningkatkan kunjungan website Anda.

4. Dapat Mengontrol Budget

SEM menerapkan sistem pay per click (PPC) dimana Anda hanya perlu membayar konten yang mendapat klik dari audiens. Dengan sistem inilah Anda bisa menggunakan biaya pemasaran dengan lebih bijak dan tentunya lebih efisien. Sistem ini juga membuat SEM lebih murah diabndingkan pemasaran digital lainnya.

5. Efektifitas Diukur dengan Jelas dan Mudah

Salah satu kelebihan pemasaran dengan teknologi ialah Anda akan mendapat laporan dari iklan yang sudah berjalan. Begitu juga dengan SEM Anda akan mendapat laporan kinerja dari promosi yang sudah berjalan dengan begitu Anda juga bisa mengevaluasinya kembali.

Kekurangan Menggunakan SEM

1. Kompetitif

Mesin pencari memiliki milyaran informasi begitu juga informasi sama yang Anda ingin berikan. Maka dari itu bersiaplah bersaing dengan kompetitor lainnya, semakin besar anggaran maka semakin besar kesempatan Anda mengalahkan kompetitor.

2. Membutuhkan Waktu Lebih

Membutuhkan banyak waktu untuk menentukan kata kunci yang ampuh sesuai dengan target yang Anda inginkan. Selain itu perangkat dan aplikasi juga sangat berpengaruh kepada kualitas promosi Anda.

3. Minim Konten Visual

Salah satu kekurangan pemasaran menggunakn SEM ialah minim konten visual. SEM hanya menampilkan sebuah judul website pada halaman mesin pencari.

Demikian pengertian mengenai Search Engine Marketing (SEM). Selain menggunakan Search Engine Marketing teknik pemasaran yang melibatkan mesin pencarian yang lain adalah SEO. Lalu apa perbedaan antara Search Engine Marketing (SEM) dan Search Engine Optimization (SEO), berikut akan dijelaskan secara singkat.

Prebedaan Antara SEM dan SEO

SEM dan SEO memiliki hasil akhir yang sama yaitu membuat website berada dihalaman pertama mesin pencarian. Namun ada beberapa perbedaan antara keduanya.

1. Biaya

Pada SEO tujuan akhir itu berusaha dicapai dengan metode tanpa membayar langsung kepada mesin pencarian seperti Google alias gratis. Walaupun pada prosesnya memerlukan biaya.

Berbeda dengan SEO, Search Engine Marketing justru langsung menggunakan iklan berbayar, dimana penggunanya melakukan pembayaran kepada Search Engine untuk mencapai tujuan akhir yaitu berada diperingkat terbaik mesin pencari. Jadi Anda tidak bisa menggunakan SEM tanpa modal.

2. Waktu

Karena SEM langsung melakukan pembayaran kepada pihak mesin pencari, maka hasilnya bisa diaktan instan atau langsung pada saat itu juga. Tapi hal ini juga tergantung pada kompetitor yang memasang iklan dengan keyword yang sama dengan Anda.

SEO sendiri memerlukan waktu yang lumayan lama untuk mendapatkan hasil. Biasanya hasilnya baru muncul setelah beberapa bulan.

3. Efek

Walaupun menggunakan teknik SEO prosesnya lama hasilnyapun akan bertahan lama. Sedangkan menggunakan teknik SEM, seperti prosesnya yang instan efeknya juga akan bertahan jika anggaran yang Anda sediakan belum habis atau hasil akan ditampilkan selama anggaran masih ada.

Demikian perbedaaan Antara SEO dan SEM, kedua teknik pemasaran tersebut sangatlah efektif tergantung bagaimana kebutuhan Anda, semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam membantu karir Anda sebagai Digital Marketing yang bertalenta. Sampai jumpa

Rabu, 09 November 2022

Media Planning: Pengertian, Komponen, Faktor, dan Implementasi

INFOPEDIA - Semakin berkembangnya zaman, Digital marketing mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat pesat dalam beberapa dekade terakhir. Ada banyak sekali "tools" yang bisa digunakan sebagai media pemasaran secara digital. Untuk dapat memanfaatkannya dengan baik, diperlukan media planning atau perencanaan media agar efektif.

Apakah kamu masih asing dengan istilah Media Planning? Jangan khawatir, pada kesempatan ini akan mengulas tentang perencanaan media secara mendalam. Mulai dari pengertiannya sampai dengan langkah-langkah implementasinya.

Media Planning Adalah


Sumber: Accurate Online

Perencanaan media adalah proses ketika pemasar atau "marketer" menentukan waktu, tempat, dan intensitas dalam beriklan demi mendapatkan branding yang optimal. Adanya perencanaan media, pemasar menjadi lebih mudah mengorganisir berbagai sumber pengiklanan, baik offline maupun online.

Kemajuan dunia periklanan dan pemasaran mengharuskan para pemasar agar dapat memberikan pesan yang tepat dan cepat kepada konsumen. Tentu, di waktu dan saluran yang tepat pula supaya branding bisa dikenal dengan baik oleh masyarakat luas.

Komponen Media yang Baik


Sumber: Improvado

Sebelum menuju ke pembahasan tentang cara membuat perencanaan media yang baik dan efisien. kamu perlu memahami komponen apa saja yang ada di dalamnya. Berikut, 4 komponen media yang akan kita bahas.

1. Audiens

Audiens bisa juga disebut dengan target pasar. Iklan yang dibuat harus ditargetkan pada kelompok orang yang tepat dan akurat. Hal ini dilakukan supaya brand message atau pesan brand dapat tersampaikan dengan baik kepada orang yang tepat. Dengan begitu, mereka dapat memperoleh manfaat dari brand tersebut.

2. Conversion Rate

Komponen selanjutnya, ada angka konversi atau conversion rate. Dari setiap aktivitas pemasaran yang akan dilakukan, wajib ditentukan oleh conversion rate. Dengan ditetapkan rate ini, para pemasar mampu menentukan target yang tepat agar tercapai. Hal ini akan memudahkan dalam menentukan langkah atau strategi yang akan diterapkan di masa yang akan datang.

3. Biaya Marketing


Pada setiap jenis aktivitas marketing atau pemasaran, tentu diperlukan marketing cost atau biaya pemasaran. Biaya pemasaran merupakan salah satu komponen yang haris diperhatikan. Penentuan dan perencanaan pada dasarnya bertujuan agar kampanye branding berjalan dengan efektif dan efisien. Selain itu, perencanaan biaya pemasaran mampu mengurangi risiko over budget.

4. Message Frequency dan Reach

Komponen terakhir adalah message frequency and reach. Ini berarti seberapa sering kampanye atau iklan yang ditujukan kepada target audiens. Target jangkauan iklan juga perlu diperhatikan. Hal ini bertujuan supaya pemasaran berlangsung dengan lebih efektif.


Faktor yang Berpengaruh Terhadap Perencanaan Media


Sumber: Unsplash

Dari empat komponen yang sudah saya bahas diatas, masih ada lagi tiga faktor yang memiliki pengaruh langsung terhadap perencanaan media. Beberapa faktor antara lainnya adalah sebagai berikut.

1. Target Pasar

Perlu wajib kamu ketahui siapa saja yang nantinya akan menjadi target pasarmu. tentunya kamu perlu memikirkan bagaimana pesan brand mampu diterima oleh mereka dengan baik.

Keputusan untuk membeli produk atau desicion making semakin tinggi jika kamu bisa menyampaikan pesan dengan tepat kepada target pasar. Tidak menutup kemungkinan jika target pasar tersebut akan menjadi pelanggan setia dan terus menggunakan produk kamu (repeat order).

2. Tujuan Perencanaan

Tujuan media planning perlu ditentukan dari awal.Tujuan apa yang ingin kamu capai dari upaya ini? Beberapa contoh tujuan dari perencanaan media yang umum antara lain, meningkatkan engagement rate, brand awareness, brand recognition, brand reputation, lead conversion, dan lain sebagainya.

Masing-masing tujuan ters memang membutuhkan treatment yang berbeda. Maka sebab itu, kamu wajib menentukan tujuan perencanaan di awal untuk memudahkan saat akan menentukan strategi nantinya.

3. Reach

Luas jangkauan iklan pada suatu media biasa disebut dengan reach. Konten marketing yang sudah kamu tayangkan ke media tidak akan dilihat oleh target pasar dalam waktu serempak. Pemahaman audiens kepada pesan brand yang disampaikan juga berbeda-beda.

Sebab itu, frekuensi penayangan iklan perlu diatur. Temukanlah frekuensi yang tepat sehingga target pasar tertarik karena sudah melihatnya beberapa kali. Semakin sering dan semakin luas penyebarannya, efektivitas dalam menarik audiens pun semakin besar.

Langkah-langkah Implementasi Media Planning


Sumber: Maverick Media

Bagi kalian yang ingin memulai perencanaan media, terdapat 4 tahap dasar yang perlu kamu terapkan. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Riset Pasar

Hal paling utama yang wajib dilakukan adalah melakukan riset pasar. hal ini dilakukan untuk mendapatkan akses informasi yang relevan dan sesuai, agar ketika kita membuat konten marketing yang lebih efisien dan tentunya tertarget pada audiens kita.

Cara merepresentasikan audiens yang ideal menjadi segmen pasar, kamu bisa mulai membuat user persona atau buyer persona terlebih dahulu.

Jika sudah, Coba riset terlebih dahulu media pemasaran mana yang lebih banyak digunakan oleh target pasar, misalnya Youtube, Facebook, Instagram, TikTok, dll. Dengan begitu, kamu bisa menjangkau audiens dengan lebih efektif.

2. Tentukan Tujuan Perencanaan Media

Dipembahasan sebelumnya sudah dikami jelaskan bahwa tujuan perencana media sangat penting untuk menentukan strategi berikutnya. Contohnya adalah sebagai berikut.

Kamu harus mempunyai tujuan untuk meningkatkan branding bisnis yang baru dimulai. Nah, untuk mencapai tujuan tersebut, kamu bisa menerapkan gabungan strategi metode marketing yang beragram untuk mencapai suatu target pemasaran di beberapa media berbeda.

Dengan cara ini, brand presence akan terbangun dengan kuat dan audiens akan lebih kenal dengan brand kamu. Jangan lupa untuk merancang identitas brand.

3. Buat Template

Kamu harus membuat template pada perencanaan media. Template akan memudahkan kamu dalam bekerja dan mengorganisir perencanaan media marketing diawal. Beberapa jenis template yang umum dipakai antara lain social media strategy, editorial calendar, dan sebagainya.

4. Eksekusi Rencana dan Evaluasi

dan yang terakhir adalah mengeksekusi rencana yang sudah disusun dari langkah 1-3 di atas. Untuk mengetahui bagaimana efektivitas dari pemasaran yang sudah kamu kerjakan, jangan lupa untuk melakukan evaluasi tingkat keberhasilan rencana tersebut.

Nah itu tadi artikel seputar Media Planning atau Perencanaan Media untuk startegi marketing kamu. Sampai di sini, apakah kamu sudah bisa memahami tentang media planning dengan baik? Jika sudah, kamu bisa mulai menerapkannya untuk memasarkan produk atau bisnis yang sedang kamu jalankan saat ini. 

SELAMAT MENCOBA 👋

Selasa, 08 November 2022

10 Contoh Marketing Campaign yang Efektif

INFOPEDIA - Ada salah satu contoh marketing campaign yang cukup membekas diingatan masyarakat Indonesia adalah “Oskadon Pancen Oyyee..”. Mungkin saat membacanya, kamu automatis bernyanyi/berirama. Meski sudah tidak tayang lagi, iklan produk obat sakit kepala tersebut masih terus diingat.

Pada kesempatan ini, kamu akan mengenal lebih banyak marketing campaign terbaik dari brand internasional. Yuk, langsung saja kita simak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Marketing Campaign


Sumber: PAK OPTION

Sebelum ke contoh, sebaiknya kamu pahami dulu apa yang dimaksud dengan marketing campaign. Istilah tersebut bisa didefinisikan sebagai strategi untuk mempromosikan aspek-aspek bisnis. Contohnya seperti meningkatkan brand awareness serta mendapatkan feedback pelanggan.

Marketing campaign pada dasarnya hanya sebagian kecil dari seluruh strategi marketing, bukan bagian utamanya. Marketing campaign dilakukan dengan menggunakan berbagai media. Contohnya billboard, televisi, email, sampai media sosial.

Ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dari marketing campaign. Berikut adalah beberapa di antaranya.
  • Meningkatkan popularitas brand supaya lebih dikenal oleh publik.
  • Mendapatkan koneksi ke pelanggan potensial, misalnya alamat email calon pelanggan.
  • Meningkatkan jumlah penjualan produk yang dapat meningkatkan keuntungan perusahaan.

Contoh Marketing Campaign

Setelah mengetahui pengertian dari marketing campaign, sekarang waktunya untuk menyimak beberapa contoh terbaik dari seluruh dunia.

1. Apple

Sumber: The New York Times

Contoh yang pertama datang dari salah satu perusahaan gadget raksasa, Apple. Salah satu marketing campaign perusahaan ini yang sangat terkenal adalah “Shot on iPhone”. Konsepnya sebenarnya sangat sederhana. Para pengguna iPhone yang mengupload foto di media sosial diminta untuk menyertakan tagar atau hastag #ShotoniPhone.

Tapi tidak hanya sampai di situ, Apple juga membawa campaign ini ke televisi. Apple menampilkan beberapa selebriti kelas dunia seperti Selena Gomez dan Lady Gaga yang memotret foto bagus hanya dengan sebuah iPhone.

2. Nike 


Sumber: Medium

Kalau ngomongin brand Nike, yang terngiang di kepala adalah “Just Do It”. Ternyata, tagline tersebut merupakan salah satu contoh marketing Campaign terbaik yang pernah dibuat oleh Nike.

Gerakan “Just Do It” mulai diperkenalkan Nike pada akhir 1980-an. Sejak saat itu, penjualan Nike mengalami peningkatan sangat pesat karena slogan pendek itu begitu mudah diingat oleh publik.

Berkat “Just Do It”, Nike mampu memenangkan persaingan dengan Reebok yang sama-sama menjual produk sepatu untuk pelari.

3. Absolute Vodka


Sumber: Ardagh Group

Produk Absolut Vodka diproduksi menggunakan bentuk botol yang sama sejak puluhan tahun lalu. Hal ini selaras dengan marketing campaignnya, yaitu “The Absolut Bottle”.

Campaign ini masih terus dijalankan sampai saat ini. Tidak sia-sia Absolut menggunakan campaign yang sama selama hampir 30 tahun.

Pada akhir tahun 2000-an saja, Absolut berhasil meraih pangsa pasar sebesar 50% di pasar Vodka impor dari Amerika Serikat. Padahal saat campaign The Absolut Bottle baru dimulai, brand ini cuma bisa menguasai 2,5% dari total pasar Vodka.


4. Metro Trains


Sumber: This Is Construction

Pada 2012 lalu, Metro Trans mempublikasikan lagu dan video berjudul “Dumb Ways to Die”. Konten tersebut memberikan pesan kepada publik untuk lebih berhati-hati ketika berada di sekitar rel kereta api.

Video Dumb Ways to Die pun mendulang kesuksesan. Ratusan juta orang dari seluruh dunia sudah menontonnya.

Tahukah kamu, berkat video tersebut, Metro Train berhasil mengurangi kecelakaan di sekitar rel kereta api sampai 30%.

5. Volkswagen


Sumber: Underconsideration.com

Volkswagen (VW) merupakan salah satu perusahaan otomotif yang terkenal dengan produk mobil berukuran kecil. Produk-produknya bertentangan dengan selera orang Amerika yang lebih suka mobil bongsor.

VW yang kala itu berkolaborasi dengan grup periklanan Doyle Dane & Bernbach mencoba mencari cara untuk mengubah persepsi semua orang tentang produk.

Hasilnya pada tahun 1960 terciptalah marketing campaign “Think Small”. VW mencoba memperkenalkan karakteristik perusahaan mereka ke publik. Dengan kejujuran ini, VW mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat.

6. Red Bull


Sumber: Pinterest

The Stratos Jump merupakan salah satu ajang terjun payung di mana Red Bulls menjadi sponsor tunggal. Video The Stratos Jump menampilkan Felix Baumgartner, seorang atlet terjun payung memecahkan rekor terjun payung tertinggi (24 mil di atas pemukaan laut).

Video itu disaksikan oleh lebih dari 8 juta orang. Red Bulls yang tampil sebagai sponsor tunggal di event tersebut pun menjadi lebih dikenal oleh masyarakat luas.

7. Netflix


Sumber: The Brand Hopper

Netflix merupakan platform streaming yang sangat populer saat ini. Platform ini menawarkan kualitas tontonan nomor satu serta kemudahan bagi para pelanggannya. Meski harga langganannya lebih tinggi, Netflix tetap punya tempat di hati masyarakat Indonesia dan dunia.

8. By.U


Sumber: Wikipedia

By.U hadir pada tahun 2019 dan memperkenalkan diri sebagai provider serba digital. Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat.

Provider yang menggunakan jaringan Telkomsel ini menyasar anak-anak muda yang ingin serba instan. Mulai dari pembelian kartu perdana sampai pembelian paket data By.U, semua bisa dilakukan secara online.

9. Gojek


Sumber: Gojek Newsroom

Gojek merupakan pelopor layanan transportasi online di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini begitu memudahkan masyarakat yang ingin bepergian menggunakan ojek maupun taksi online.

Makin hari, layanan Gojek juga terus bertambah. Kini masyarakat bisa memesan makanan, berbelanja, mengantar barang, dan masih banyak lagi hanya dengan satu aplikasi. Ini selaras dengan slogan Gojek, Selalu Ada Jalan.


10. Jenius 


Sumber: Opsiku

BTPN merupakan salah satu bank Indonesia pertama yang menawarkan layanan bank digital. Produk bank digital yang dimaksud adalah Jenius. Pembukaan rekening Jenius bisa dilakukan secara online. Jadi, kamu nggak harus datang ke bank membawa dokumen.

Tidak hanya mudah saat pembukaan rekening, Jenius juga punya layanan perbankan super lengkap. Mulai dari transfer, pembayaran tagihan, pembelian produk digital, hingga layanan tabungan dengan bunga tinggi.

Contoh marketing campaign yang sudah dijelaskan di atas sangat spektakuler, bukan? Mungkin kamu bisa menjadikannya sebagai inspirasi untuk membuat campaign sendiri.


Senin, 07 November 2022

Strategi Digital Marketing Paling Efektif Untuk Pemasaran Online


Sumber : Soffront 

INFOPEDIAStrategi digital marketing memiliki peran penting untuk emngembangkan sebuah bisnis. Sederhananya metode ini merupakan metode pemasaran dengan menggunakan media sosial. Dengan menerapkan strategi digital marketing yang tepat, kamu bisa menjangkau pasar yang lebih akurat dan luas.

Hal itu bisa kita raih karena pada umumnya strategi digital marketing menggunakan Internet sebagai salah satu penunjangnnya. Selain itu, penerapan strategi pemasaran melalui digital bisa dikatakan jauh lebih hemat karena tidak perlu mencetak, dan lain sebagainya.

Strategi digital marketing juga bisa kamu terapkan dalam berbagai cara. Hal ini tentu dapat memberikan dampak bagi bisnis yang dikelola sehingga, kamu perlu memilihnya dengan baik. Pemasaran yang dilakukan tidak dapat berjalan dengan efektif tanpa adanya strategi. Inilah beberapa jenis strategi yang bisa kamu gunakan untuk mengembangkan bisnis.

Jenis Strategi Digital Marketing


1. Pay Per Click Advertising

Sumber : ClickMan

PPC merupakan mode pemasaran internet, dimana pengiklan akan membayar biaya untuk setiap iklan di klik. Umumnya iklan tersebut dipasarkan melalui halaman Google dengan menggunakan layanan Google Ads. Pay per click bertujuan untuk menjangkau audiens yang melakukan pencarian sebuah keyword di Google. Ketika keyword dimasukkan, halaman pencarian akan memunculkan iklan dari website kamu.

Teknik ini sangat cocok bagi kamu yang baru mulai menggunakan pemasaran digital. Strategi digital marketing untuk bisnis online ini dapat bermanfaat untuk mendorong website bisnis kamu untuk menduduki peringkat atas hasil pencarian. Teknik ini juga memungkinkan kamu untuk mendapatkan pelanggan secara langsung. Jika dilihat sepintas, mungkin teknik ini hampir mirip dengan SEO. Namun jangan salah, keduanya merupakan metode yang berbeda.

Teknik PPC mengharuskan kamu membayar kepada Google untuk setiap iklan yang ditempatkan. Dihitung dari klik audiens. Sedangkan SEO, bukanlah iklan. Namun lebih berfokus terhadap targeting keyword dan pengoptimalan website tertentu.

2. SEO (Search Engine Optimization)

Sumber : Responsify

Strategi digital marketing yang sangat populer adalah SEO. Metode ini digunakan untuk membuat website atau blog yang dikelola bisa menduduki peringkat atas mesin pencarian Google. Dengan rekomendasi tersebut, audiens akan semakin percaya dan tertarik dengan brand yang dipasarkan. SEO bertujuan mengarahkan lebih banyak lalu lintas untuk menuju ke sebuah website tertentu.

Hal dasar yang harus dipahami untuk mengoptimalkan teknik SEO adalah penggunaan keyword. Dengan menggunakan keyword yang tepat, website yang kamu kelola akan terus direkomendasikan ketika audiens mencari kata kunci yang sama.

Semakin banyak jumlah pengunjung, tentu website akan semakin direkomendasikan. Teknik ini dapat meningkatkan penjualan secara signifikan. Inilah beberapa cara yang bisa kamu terapkan untuk mengembangkan website bisnis yang dikelola.
  • Gunakan keyword yang paling banyak dicari para halaman website atau blog.
  • Analisa keyword yang akan digunakan terlebih dahulu.
  • Buatlah backlink dari website lain yang isinya mengarahkan ke website yang kamu kelola.
  • Masukkan internal link yang mengarah dari satu halaman ke halaman lainnya. Tema link harus sesuai sehingga audiens bisa mendapatkan informasi yang lebih lengkap.
  • Gunakan tool untuk dapat menganalisa traffic website yang dikelola. Tools yang bisa digunakan antara lain Google Analytics.
  • Pelajari jumlah akses dan klik pada setiap halaman yang terdapat pada website. Dengan melakukan analisis yang cermat, kamu bisa menentukan cara terbaik untuk mengembangkan setiap halaman website.
3. Email Marketing

Sumber : Exabytes

Pemasaran melalui email berfokus terhadap tujuan untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada serta bisa menjangkau pelanggan baru. Teknik ini sangat bagus untuk membangun kesadaran akan merek, mendorong pembelian berulang dan menjaga nama brand agar tetap diingat. Email marketing bisa berisi informasi maupun promo yang dikirimkan kepada pelanggan.

Dengan begitu pelanggan bisa mendapatkan update terbaru seputar produk atau layanan yang ditawarkan. Hal ini memungkinkan pelanggan tidak akan melewatkan berbagai promosi yang sedang berlangsung. Email marketing perlu dibuat dengan menarik sehingga enak dilihat dan mampu memberikan kesan yang kuat sehingga pelanggan menjadi tertarik.

4. Sosial Media Marketing

Sumber : MedGroupUs

Metode ini menggunakan platform sosial media untuk dapat terhubung dengan audiens secara luas. Tujuan penerapan metode ini adalah untuk membangun brand yang kamu miliki, mengarahkan audiens untuk mengunjungi situs tertentu serta untuk meningkatkan penjualan.

Pemasaran melalui sosial media dianggap lebih efektif karena mampu menjangkau audiens yang lebih luas. Rekomendasi brand melalui sosial media umumnya cepat berkembang karena dipasarkan secara intens.

Kamu bisa menggunakan beberapa platform sosial media untuk melakukan pemasaran. Ketahui karakteristik dari setiap platform yang digunakan agar kamu bisa membuat konten yang menarik.

Bukan hanya dari segi informatif, namun konten yang dihadirkan juga harus memiliki visual yang menarik. Analisis strategi digital marketing harus dilakukan dengan baik agar pemasaran dapat berjalan lancar dan tidak kalah dengan kompetitor.

5. Content Marketing


Sumber : TalkCMO

Teknik ini diterapkan untuk dapat melibatkan, menjangkau hingga terhubung dengan pelanggan melalui berbagai konten. Dengan begitu komunikasi brand ke pelanggan bisa dilakukan secara lebih menarik.

Metode ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness pada bisnis yang dikelola. Teknik ini cocok sekali untuk mengembangkan bisnis UMKM agar lebih kenal oleh audiens. Kamu bisa menghadirkan berbagai jenis konten seperti blog, video, infografis dan lain sebagainya.

Konten dengan visualisasi yang menarik dapat membuat pelanggan tergerak untuk mencoba dan melakukan pembelian. Konten yang dihadirkan bisa bekerja secara lebih efektif jika kamu bisa memadukannya dengan teknik SEO. Dengan menerapkan SEO, konten yang dihadirkan bisa lebih mudah untuk ditemukan oleh seluruh pengguna melalui pencarian Google. Kamu perlu membuat konten yang berbasis bagi audiens sehingga mudah diingatkan.

Kualitas konten merupakan hal yang harus diperhatikan agar mampu menarik perhatian pelanggan. Melalui hal tersebut, pelanggan bisa lebih percaya dengan produk yang ditawarkan.

Dengan menerapkan strategi digital marketing, kamu bisa secara bertahap mengembangkan bisnis secara signifikan. Hal ini tentu akan berbanding lurus dengan branding dan juga keuntungan yang bisa diraih.