Minggu, 06 November 2022

6 Tools Rekomendasi Untuk SEO Website dan Blogger



Ada beberapa rekomendasi tools SEO gratis yang bisa Anda gunakan untuk memaksimalkan optimasi website Anda di mesin pencarian. Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan SEO, ya SEO merupakan optimasi website yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian.

Banyak website yang berlomba-lomba menduduki peringkat teratas hasil pencarian karena sangat menguntungkan. Dengan menduduki peringkat atas mesin pencarian peluang website Anda di klik pengunjung sangat besar, semakin banyak klik semakin besar pula peluang untuk mendapatkan penjualan.

Melakukan optimasi SEO ini tidak mudah, Anda harus pandai meriset keyword dan melakukan beberapa optimasi yang lainnya. Nah, untuk memudahkan Anda melakukan optimasi SEO berikut beberapa rekomendasi tools SEO gratis yang bisa Anda gunakan dan sayang dilewatkan!

Google Trends

Rekomendasi tools SEO gratis yang bisa Anda gunakan pertama adalah Google Trends. Tool ini sangat cocok untuk membantu Anda mengetahui apa yang sedang trend saat ini. Anda juga bisa mencari beberapa kata kunci populer dan diincar banyak orang. Tools ini menjadi andalan dalam praktik SEO On Page. Tidak hanya itu saja, Anda bisa menambah referensi keyword baru, membandingkan historis performa kata kunci dan masih banyak lagi lainnya.

Yoast SEO

Tools SEO gratis yang satu ini sudah sangat populer di kalangan pengguna WordPress. Yang membedakan tools Yoast dengan tools yang lain adalah Yoast bisa dipasang di WordPress secara otomatis. Yoast SEO memiliki banyak fitur seperti focus keyword, meta deskripsi, meta title, readability, slug dan sebagainya. Dengan fitur tersebut Yoast SEO ini sangat tepat untuk memastikan apakah konten yang Anda buat sesuai dengan kaidah SEO secara real time. Dari segi teknikal, Yoast SEO membantu Anda dalam melakukan optimasi karena mampu memberikan rekomendasi interlink artikel, how to schema agar konten lebih terstruktur dan sebagainya.

Google Analytic

Rekomendasi tools SEO gratis yang bisa anda gunakan selanjutnya adalah Google Analytic. Sebagian besar pencarian online menggunakan Google, maka menjadi ranking pertama di Google itu sangat penting. Dengan tools yang satu ini Anda bisa memantau perkembangan performa website Anda. Selain itu, tools yang satu ini sudah digunakan user lebih dari 28 juta pengguna. Google Analytic ini bisa memberikan data lengkap seperti real time, demografi pengunjung, perilaku pengunjung, jumlah trafik, sumber trafik dan kecepatan website. Untuk menggunakan tools ini Ada bisa memasangnya di website WordPress Anda

SEMRush

SEMRush menjadi salah satu tools SEO terbaik untuk membantu pemasaran online yang lebih luas. Dengan menggunakan tools ini mudah bagi Anda untuk meningkatkan optimasi SEO On Page dan Off Page. Ada beberapa fitur SEMRush yang bisa Anda manfaatkan seperti berikut ini:
• Link Building, fitur yang bisa digunakan untuk analisis, audit dan membangun backlink.
• On Page And Technical SEO, fitur digunakan untuk audit situs dan mengecek performa SEO On Page.
• Rank Tracking, digunakan untuk memberikan hasil domain peringkat teratas di SERP.
• Competitive Research, memiliki fungsi analisis traffic, pencarian organik, membandingkan keyword dan backlink dengan kompetitor.


Data analisis SEMRush lengkap dan bisa ditampilkan dalam tabel ringkas yang informasinya bisa dipahami dengan singkat dan padat. Navigasi di SEMRush pun sangat terstruktur dan intuitif, sangat cocok digunakan pemula hingga tingkat lanjut. Sayangnya tools SEMRush ini tidak selamanya gratis, setelah 30 hari masa trial Anda harus membayarnya dengan biaya mulai dari USD 119,95 hingga USD 449 per bulannya.

Moz

Tools yang satu ini lengkap dan sudah dipercaya brand besar yang ada di dunia seperti Trivago dan 99designs. Moz memiliki dua fitur yang bisa Anda gunakan gratis yaitu Keyword Explorer dan Link Explorer. Untuk bisa mengaksesnya Anda harus melakukan pendaftaran lebih dahulu.
Jika fokus Anda untuk optimasi SEO On Page Anda bisa menggunakan keyword explorer seperti Top Pages, Top Anchor Text, Ranking Keyword dan Spam Score. Khusus Off Page Anda bisa memanfaatkan link Explorer seperti linking domain, inbound link, domain authority, analisis SERP, dan komparasi link profile.


Google Keyword Planner

Tools besutan Google ini sangat efektif untuk membantu optimasi SEO On Page. Dengan tools ini Anda bisa menemukan kata kunci baru dan meriset keyword yang digunakan di website. Google Keyword Planner memiliki dua fungsi utama yaitu Discover New Keyword dan Get Search Volume and Forecast.
Menggunakan dua fitur utama Google Keyword Planner Anda bisa menemukan berbagai macam informasi yang penting seperti kata kunci relevan, rata-rata volume pencarian dan tingkat kompetisi untuk masing-masing keyword.


Demikianlah beberapa rekomendasi tools SEO gratis yang bisa Anda gunakan paling populer, untuk memaksimalkan optimasi SEO Anda harus bisa memanfaatkan dan menggunakan tools tersebut secara maksimal pula.


Cara Membaca Insight Instagram dan Istilah-istilahnya

 Istilah-Istilah Dalam Instagram Insight: Arti Beserta Penjelasannya

      Mau punya ribuan pengikut pada Instagram bisnis dalam hitungan bulan saja? Yang pasti tanpa aplikasi atau layanan pihak ketiga ilegal dan anti-shadowban. Triknya menggunakan instagram insight, tetapi kamu harus kenalan dulu dengan istilah-istilah dalam Instagram insight. Instagram dilengkapi dengan fitur bisnis bernama Instagram insight yang fungsinya menyediakan data terkait performa Instagram kamu.

Insight menampilkan jumlah pengguna yang mengikuti dan berhenti mengikuti, waktu terbaik untuk mengunggah, jumlah akun yang bisa dicapai dan masih banyak lagi, Menarik sekali, bukan? Mau tau lebih lanjut soal fitur canggih Instagram satu ini? Kalau begitu wajib hukumnya untuk membaca artikel ini sampai selesai. Mari kenalan dengan macam-macam istilah dalam insight di Instagram!

Apa itu Instagram Insight?

Instagram sukses berkembang dari platform berbagi foto dan video menjadi platform yang memungkinkan pebisnis untuk jual beli, buktinya dengan kehadiran fitur Instagram insight. Instagram insight adalah alat analisis tentang interaksi dan demografi pengikut, hingga konten yang diunggah.

Kamu bisa mengolah data yang ditampilkan untuk mengukur perkembangan akun Instagram kamu, mulai dari volume interaksi konten, membandingkan reach masing-masing konten, mengukur kampanye, mengetahui konten paling populer dan lain sebagainya. Sayangnya fitur ini eksklusif tersedia di akun Instagram bisnis, kamu perlu mengubah akun kamu dari akun persoalan ke Instagram bisnis.

Usai beralih menjadi akun bisnis, hal paling pertama yang kamu sadari pasti adanya perbedaan pada laman profil kamu. Di samping ikon roda gigi akan muncul ikon grafik batang. Nah itu adalah menu insight yang bakalan menjadi tempat bermain kamu.


Daftar istilah dalam instagram insight, sumber gambar: freepik.com

Instagram insight berisi kumpulan data statistik, meliputi angka-angka dan grafik yang disebut sebagai matriks. Matriks berfungsi untuk menampilkan datanya. Total ada sebanyak 3 menu yang digunakan sebagai alat navigasi, di antaranya:

1. Activity

Activity dikelompokkan lagi menjadi dua matriks, yaitu Interactions dan Discovery. Lebih lengkapnya di bawah ini:

Interaction



Dalam bahasa Indonesia, Interactions berarti interaksi. Sesuai dengan namanya, bagian ini berisikan data terkait jumlah interaksi pengguna dan pengikut dalam jangka waktu satu minggu. Data disajikan berdasarkan kategori yang sudah ditentukan, seperti:
IstilahArti
CommentsJumlah komentar yang ditinggalkan oleh pengikut dan pengguna di unggahan keseluruhan
LikesJumlah likes atau suka pada unggahan keseluruhan
SavesJumlah Post yang di simpan pengguna Instagram
SharesJumlah konten dibagikan oleh pengguna Instagram
Profile VisitsJumlah kunjungan pengikut dan pengguna ke profil Instagram bisnis kamu
CallJumlah pengikut dan pengguna yang mengetuk tombol call yang kamu pasang di profil
EmailJumlah pengikut dan pengguna yang memencet tombol email di laman profil
Website ClicksJumlah klik pada tautan yang terdapat pada profil kamu

Setelah mengenal beberapa istilah dalam Instagram insight, kamu mungkin berpikir apa fungsi dari matriks-matriks di atas? Data yang ditampilkan berasal dari rentang waktu tujuh hari. Nah, cobalah lihat data-data tersebut sebagai satu kesatuan. Kapan hari yang engagement-nya paling tinggi? Mengapa demikian? Kapan hari terbaik untuk unggah konten? Dan masih banyak lagi.     

Discovery



Discovery menampilkan data yang berhubungan dengan marketing, seperti Reach dan Impression. Pada bagian ini kamu bisa menganalisis perbandingan antara jumlah pengunjung akun dengan jumlah impresi dalam bentuk rasio. Lalu, apa bedanya Reach dan Impression?

Reach

Reach merupakan istilah dalam Instagram insight yang berisi data mengenai berapa banyak akun Instagram yang melihat kontenmu. Meskipun pengguna membuka dan menutup foto berulang kali, hitungannya tetap saja satu.

Impression

    Data yang dirangkum impression dihitung dari berapa kali kontenmu dilihat oleh pengguna. Misalnya ada 10 ribu pengguna yang melihat kontenmu, maka data yang ditampilkan juga 10 ribu. Untuk mendapatkan impression yang tinggi tentu dengan membuat konten yang menarik dan sesuai dengan target pasar. Kalau jumlah impression menurun, bisa jadi kontenmu kurang menarik atau salah sasaran.

        Dari kedua data tersebut buatlah rencana bagaimana bisa mendapatkan impression yang lebih tinggi. Sebagai informasi tambahan, Interactions dan Discovery bisa diakses melalui unggahan secara individual atau pada tab Insight umum. Kalau mau akses cepat, cukup klik salah satu konten yang diinginkan, lalu pilih View Insight. Selain itu, cara meningkatkan strategi untuk mendapatkan reach yang tinggi lainnya dengan riset jenis tagar dengan performa paling tinggi dan menjanjikan.

2. Content

Beralih dari menu pertama, istilah dalam Instagram insight berikutnya bernama Content. Menu ini lebih menekankan pada analisis konten yang kamu unggah dalam rentang waktu yang sama, yaitu satu pekan.

Kamu dapat melihat perbandingan dengan jumlah unggah pada minggu sebelumnya. Menu Content dikelompokkan lagi ke dalam beberapa sub-menu dengan tampilan data yang lebih rinci dan akurat, yaitu:

IstilahArti
Feed PostsJumlah konten (foto dan video) yang diunggah ke akun kamu
StoriesBerapa banyak Instagram Stories yang kamu bagikan kepada publik
PromotionsJumlah konten berbayar yang pernah kamu jalankan

Feed Posts

Istilah dalam Instagram insight ini menyajikan data terkait konten yang pernah kamu unggah ke akun kamu, namun data hanya tersedia pada konten yang diunggah setelah kamu beralih ke akun bisnis. Itu artinya konten lama yang diunggah saat akun kamu masih personal tidak akan menampilkan data apa-apa. Data yang ditampilkan didapat dari jangka waktu dua tahun.

Format tampilan insight disusun berdasarkan performa konten. Contohnya konten dengan performa paling baik akan berada di atas, sebaliknya untuk konten paling buruk. Dengan begitu kamu dapat mengetahui lebih cepat mana konten terbaik pada akunmu. Bukan itu yang kamu cari? Tenang, kamu bisa melakukan sortir berdasarkan kategori tertentu, seperti berdasarkan seluruh unggahan, foto, video, atau karosel. Tidak sampai disitu, pada sub-menu Feed Posts data disuguhkan secara detail, yaitu:

IstilahArti
CallsBerapa banyak pengguna dan pengikut yang mengklik tombol telepon di profil (jika ada)
CommentsBerapa banyak komentar yang didapatkan
EmailsBerapa banyak pengikut dan pengguna yang memencet tombol email pada halaman profil
EngagementBerapa banyak pengguna dan pengikut yang menyukai, berkomentar, dan menyimpan konten
FollowsBerapa banyak akun Instagram yang mengikuti akunmu setelah melihat konten kamu
Get directionsBerapa banyak akun yang menekan tombol Get Directions pada profil kamu
Impressions dan ViewsJumlah keseluruhan penayangan konten
LikesJumlah suka yang diraih satu unggahan
Profile visitsJumlah kunjungan yang didapatkan profilmu setelah pengikut dan pengguna melihat konten
ReachBerapa kali kontenmu dilihat oleh orang lain
SavedBerapa kali orang lain menyimpan konten kamu setelah melihatnya
TextsBanyaknya pengguna dan pengikut yang mengirim SMS
Website clicksBerapa banyak klik pada tautan tertera pada laman profilmu
Itu dia beberapa matriks pada sub-menu Feed Posts. Kamu pasti menyadari beberapa di antaranya bisa diakses pada menu Insight juga.

Stories

Menu navigasi berikutnya fokus pada Story yang kamu bagikan. Lebih baiknya lagi, kamu bisa mengatur data yang ditampilkan berdasarkan waktu, seperti 24 jam, 7 hari atau 14 hari. Menu Insight Stories berisi istilah dalam Instagram insight yang perlu kamu pahami, di antaranya:

IstilahArti
BackJumlah akun orang lain yang memencet layar untuk melihat kembali konten sebelumnya yang kamu unggah di Stories
CallsBerapa banyak orang lain yang mengetuk tombol call di profil kamu setelah menonton Stories
EmailsJumlah pengikut dan pengguna yang memencet tombol email di profil setelah melihat Stories
ExitedBanyaknya orang lain yang meninggalkan Stories kamu setelah menontonnya
FollowsBerapa kali pengguna yang menjadi pengikut setelah menonton Stories
ForwardsJumlah klik pada layar untuk melihat Stories yang kamu unggah berikutnya
Get DirectionsJumlah pengikut dan pengguna yang mengetuk tombol Get Directions di profil setelah menonton Stories
ImpressionsBerapa jumlah tayangan Stories secara keseluruhan
Link OpensTotal jumlah berapa kali tautan yang terdapat pada profil dibuka
Next StoryBerapa banyak orang yang memencet layar untuk loncat (skip) ke Stories akun lain
Profile VisitsTotal kunjungan yang didapat setelah pengguna menonton Stories
ReachBerapa banyak pengguna dan pengikut yang melihat Stories
RepliesJumlah balasan yang dituai dari Stories
TextsBerapa kali akun yang langsung mengirim SMS sehabis melihat Stories
Website clicksTotal pengunjung yang mengklik tautan web usai menonton Stories.

Idealnya jika Emails/Calls/Text, Back, Replies, dan Link Opens menampilkan angka yang tinggi, artinya konten yang kamu buat berhasil memikat ketertarikan masyarakat. Sedangkan jika Next Story, Exited dan Forwards menunjukkan persentase yang tinggi, bisa jadi akun kamu kurang menarik bagi penonton. Jadi, tekanlah angka ketiga menu tersebut serendah mungkin.

Promotions

Promotions berada pada posisi paling akhir di tab Content. Sub-menu didalamnya mencakup:

IstilahArti
Audience demographicsBerisi jenis kelamin, usia, dan lokasi audiens kamu
EngagementTotal suka, komentar, dan unggahan yang disimpan oleh pengguna dan pengikut
ImpressionsBerapa kali unggahan dilihat orang lain
Profile visitsJumlah pengguna yang mengklik profil
ReachJumlah akun yang melihat unggahan kamu
3. Audience

Istilah dalam Instagram insight terakhir adalah Audience. Menu ini menginformasikan tentang karakter dan latar belakang audiens kamu agar kamu lebih mudah memahaminya. Audience mencakup informasi mengenai kota atau negara saat pengguna mengakses konten kamu. Ada juga matriks yang menampilkan jenis kelamin, rentang usia pengguna maupun kedua hal tersebut.

Bahkan kamu bisa melihat kapan waktu di mana audiens kamu lebih aktif di Instagram. Menariknya lagi, data bisa ditampilkan dalam bentuk grafik. Dengan demikian konten yang dibuat bisa disesuaikan berdasarkan demografi audiens. Misalnya, mengganti gaya bahasa yang digunakan, atau mengaitkan topik konten dengan isu yang sedang tren di kalangan atau lokasi audiens atau menemukan waktu terbaik untuk unggah konten berdasarkan lokasi audiens.

Mau menjangkau lebih banyak audiens? Langsung saja hubungkan Instagram dengan akun bisnis Facebook kamu atau opsi lainnya menggunakan layanan Instagram Ads sebagai media marketing campaign, iklan Instagram terbukti meningkatkan engagement serta menarik pengikut potensial baru.

Berbekal data-data yang dikumpulkan oleh Instagram untukmu, kamu bisa membaca dan menganalisis perkembangan akun ke arah lebih baik. Yang paling mendasar tentu pahami istilah-istilah dalam Instagram insight terlebih dulu.

Tetapi balik lagi pada kualitas konten yang kamu tawarkan. Sebagai akun bisnis, buatlah konten yang bervariasi. Tidak hanya selalu posting konten jualan, selipkan juga konten informatif tentang layanan atau produk yang kamu tawarkan. Pengikut pun juga mendapatkan manfaat lain jika mengikuti akun kamu.

Minggu, 30 Oktober 2022

Pengertian Search Engine Optimization (SEO)



Jika teman-teman baru saja mau terjun ke dunia content marketing atau Digital Marketing, sudah seperti sebuah kewajiban untuk mengetahui seluk beluk Search Engine Optimization atau yang lebih dikenal dengan akronimnya, SEO. Memiliki pemahaman serta wawasan SEO yang mumpuni bisa banyak membantumu menjadi konten rujukan teratas di mesin pencari. teman-teman juga bisa kursus SEO di manapun dan gratis.
Apalagi jika dalam pekerjaan, traffic kunjungan website adalah segalanya dan memiliki pengaruh langsung pada laris manisnya produksi, jelas SEO yang punya andil di sana. Dalam ulasan kali ini, kamu bisa memahami konsep kerja SEO, termasuk pengertian, fungsi, serta elemen-elemen SEO yang perlu diterapkan dalam skema pembuatan konten. Jadi apa itu SEO?


Pengertian SEO
Optimisasi mesin pencari atau search engine optimization, biasa disingkat "SEO" adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Mekanisme mesin pencari yang dimaksud adalah crawling, indexing, dan ranking. Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.

Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atas SEO juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru. Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan jasa optimisasi mesin pencari bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki basis usaha di internet.

Fungsi SEO
SEO memiliki beberapa fungsi utama, termasuk meningkatkan peringkat website, memastikan website yang kamu kelola selalu berada pada indeks mesin pencari, dan selalu ditampilkan di halaman utama begitu tombol enter ditekan.
Fungsi lainnya jelas meningkatkan jumlah kunjungan ke website yang dikelola melalui pencarian di internet. Semakin banyak orang mengklik alamat URL ke website tersebut, akan berpengaruh ke banyak hal. Ditambah lagi, bagi website dengan produk jual, SEO dapat membantu meningkatkan angka penjualan sekaligus menekan biaya pemasaran yang jauh lebih besar.

Cara Kerja Search Engine / Mesin Pencari
Seperti yang kita tahu SEO (Search Engine Optimization) adalah usaha mengoptimasi situs website pada mesin pencari agar mendapatkan peringkat pertama di hasil pencarian. Pada mesin pencarian juga menggunakan algoritma tertentu untuk mengurutkan website berdasarkan dari peringkat. Jadi kita perlu memahami bagaimana mempraktekkan SEO dengan menyesuaikan website kita, agar bisa bersahabat dengan algoritma tersebut. Maka dari itu kita perlu mengetahui bagaimana “Cara Kerja SEO?”.


1. Crawling
Crawling atau perayapan merupakan suatu proses pengumpulan informasi dari semua halaman website yang terhubung pada situs website tersebut. Jadi dari halaman satu ke halaman lainnya, dari link satu ke link lainnya. Proses ini adalah tahapan awal kerja search engine optimasi. Tugas ini dilakukan oleh perangkat lunak yang disebut crawler dalam search engine Google.


2. Indexing

Setelah itu proses selanjutnya adalah indexing. Pada dasarnya proses indexing adalah identifikasi dari kata-kata dan tulisan yang menjadikan halaman tersebut masuk ke dalam database search engine dengan keyword tertentu. Jadi setelah proses crawling maka web crawler akan menyimpan informasinya ke dalam database atau pada entry list: index. Maka dari itu Crawling dan Indexing merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan pada proses SEO pada search engine/mesin pencarian.


3. Processing

Nah pada processing ini dilakukan setelah search engine menerima permintaan dari user contohnya dengan mengetikkan keyword “jual mobil” pada mesin pencarian, maka pada search engine atau mesin pencarian tersebut melakukan proses dengan membandingkan keyword “jual mobil” ke dalam permintaan pencarian dengan halaman website lainnya dari berbagai situs, yang telah ter-index di database mesin pencari atau search engine.


4. Calculating Relevancy

Pada satu halaman website pasti memiliki lebih jumlah kata kunci yang diinputkan ke dalam mesin pencarian. Contoh saja pada kata kunci atau keyword “Apa itu SEO”, pada mesin pencari akan melakukan proses dengan menghitung relevansi atau keterkaitan dari setiap halaman website yang telah ter-index untuk setiap kata kunci yang diterima.


5. Retrieving Result

Langkah terakhir adalah mengambil result yang paling relevan dari kata kunci atau keyword yang telah diproses sebelumnya. Kemudian ditampilkan ke dalam daftar hasil mesin pencarian atau search engine yang ada di browser. Nah Hasil nya akan diperingkatkan dan ditampilkan secara berurutan, berdasarkan pada pencarian yang paling sesuai atau paling relevan.


Pada tiap tahunnya mesin pencari seperti Google dan Yahoo sering melakukan pembaruan terhadap puluhan algoritma yang berkaitan dengan teknik relevansi di dalam menampilkan hasil pencarian. Semua itu dilakukan agar hasil pencarian yang ditampilkan benar-benar menampilkan hasil yang akurat dan relevan sesuai dengan kata kunci yang dicari atau diinput. Meskipun dasarnya system pencari pada mesin pencarian/search engine itu sama, akan tetapi yang membedakannya adalah algoritma relevansi yang digunakan, yang akhirnya menyebabkan hasil search engine pada Google, Yahoo, dsb sedikit berbeda. Algoritma pada search engine ini memastikan orang-orang bisa mendapatkan informasi paling relevan dari sumber yang tepercaya.